MALANG POST – Ketatnya persaingan kerja di era digital mendorong lahirnya inovasi baru di bidang persiapan karier. Berangkat dari tugas perkuliahan, platform kecerdasan buatan Intervyou kini berkembang menjadi startup teknologi yang membantu pelajar, mahasiswa hingga career switcher meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.
Sivitas akademika Universitas Negeri Malang (UM) melalui jejaring alumni dan mahasiswa, Intervyou hadir sebagai AI-Powered Career Preparation Coach yang menawarkan layanan persiapan karier secara terintegrasi, mulai dari pembuatan CV berbasis Applicant Tracking System (ATS), analisis skor CV, pembuatan surat lamaran, hingga simulasi wawancara berbasis AI.
Salah satu pengembang Intervyou, Azarya Aditya mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika UM, mengatakan platform tersebut awalnya hanya proyek tugas kuliah sebelum akhirnya dikembangkan menjadi startup teknologi.
“Awalnya ini hanya proyek kuliah. Namun, setelah melihat potensi di bidang persiapan karier, kami mulai mengembangkan secara serius hingga masuk tahap produksi dan resmi diluncurkan pada 10 Juni 2025,” ujar Azarya saat diwawancarai Tim Humas UM pada Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, keunggulan utama Intervyou terletak pada sistem yang adaptif dan personal. Pengguna diminta memasukkan data posisi pekerjaan yang dilamar, nama perusahaan, serta deskripsi pekerjaan.
Selanjutnya, sistem AI akan menghasilkan simulasi pertanyaan wawancara yang relevan dengan kebutuhan pengguna. Sistem aplikasi tersebut juga menyediakan layanan gratis bagi pemula yang bisa langsung diakses di https://intervyou.me.
“Pertanyaan yang diberikan disesuaikan dengan CV dan posisi yang dilamar sehingga pengalaman latihan terasa lebih nyata dan personal,” katanya.

Tak hanya fokus pada pengembangan teknologi, Intervyou juga berhasil memperoleh pengakuan internasional setelah bergabung dalam Google for Startups Cloud Program dan NVIDIA Inception Program. Dukungan tersebut membantu pengembangan infrastruktur teknologi dan komputasi AI yang digunakan platform.
Tim pengembang IntervYou didominasi mahasiswa dan alumni UM yang berkolaborasi dengan sejumlah talenta lintas kampus. Dalam menghadapi persaingan industri digital, tim Intervyou rutin melakukan riset pasar dan analisis kompetitor.
Agar layanan yang dikembangkan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Strategi tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi mereka sebagai inovator platform persiapan karier berbasis AI di Indonesia.
Dari sisi aksesibilitas, Intervyou menerapkan sistem berbasis token. Pengguna baru dapat mencoba layanan secara gratis melalui token awal yang disediakan, sedangkan akses lanjutan dapat diperoleh dengan pembelian token tambahan. Skema tersebut dinilai mampu menjaga layanan tetap inklusif bagi berbagai kalangan.
Menariknya, tim pengembang Intervyou didominasi mahasiswa dan alumni UM yang berkolaborasi dengan sejumlah talenta lintas kampus. Saat ini, startup tersebut juga mulai memperluas dampak melalui kerja sama dengan SMK Telkom Malang dan SMK Telkom Purwokerto.
Ke depan, Intervyou menargetkan diri menjadi platform AI yang mampu mentransformasi proses rekrutmen kerja secara menyeluruh, mulai dari tahap persiapan kandidat hingga evaluasi perusahaan.
“Kami ingin membantu siapa saja yang sedang mempersiapkan karier. Banyak orang merasa gugup saat wawancara kerja. Dengan latihan yang cukup dan sistem yang interaktif, kami berharap pengguna bisa lebih percaya diri,” tutur Azarya.
Kehadiran Intervyou sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan poin 8 mengenai pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi.
Inovasi ini menunjukkan bahwa teknologi berbasis AI dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja muda sekaligus menjawab tantangan pengangguran di era digital. (*/M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




