MALANG POST – Estafet kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu resmi berganti sementara. Wali Kota Batu, Nurochman, mulai bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji, Rabu (22/4/2026).
Selama 42 hari ke depan, Wakil Wali Kota Heli Suyanto resmi didapuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota untuk menahkodai Kota Wisata ini.
Penyerahan mandat kepemimpinan tersebut ditegaskan Nurochman sesaat sebelum keberangkatannya. Sosok yang akrab disapa Cak Nur ini menginstruksikan agar seluruh program pembangunan dan pelayanan publik tidak terganggu meski dirinya sedang menjalankan rukun Islam kelima.
“Selama kurang lebih 42 hari ke depan, roda pemerintahan Kota Batu akan dipimpin Bapak Wakil Wali Kota sebagai Pelaksana Tugas. Saya titipkan Kota Batu kepada saudara semua. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh kendur sedikit pun,” tegas Cak Nur dengan nada penuh amanah.

BERANGKAT HAJI: Wali Kota Batu Nurochman berangkat haji, untuk 42 hari ke depan Pemkot Batu akan dipimpin Heli Suyanto. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Jaga Integritas, Prioritaskan Pelayanan Publik
Selain menyerahkan tongkat estafet, Cak Nur menitipkan pesan krusial kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas selama masa transisi sementara ini.
Baginya, semangat melayani masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Cak Nur berharap stabilitas pemerintahan tetap terjaga sehingga masyarakat tetap merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap urusan.
“Saya berangkat membawa doa-doa terbaik untuk kemajuan Kota Batu. Semoga pembangunan berjalan lancar dan masyarakat kita selalu diberikan kesejahteraan,” imbuh orang nomor satu di Pemkot Batu tersebut.

Antar 226 Jemaah Menuju Embarkasi
Sementara itu, kesiapan teknis pemberangkatan jemaah haji asal Kota Batu dipastikan telah matang. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkot Batu, Suyanto, menyebutkan bahwa tahun ini terdapat 226 jemaah asal Kota Apel yang berangkat, termasuk Wali Kota Nurochman.
Untuk menjamin kelancaran, Pemkot Batu telah mengerahkan fasilitas maksimal:
Tujuh armada bus disiapkan untuk mengantar jemaah menuju Embarkasi Surabaya.
Tim Medis Puskesmas Beji disiagakan penuh untuk memantau kesehatan jemaah selama proses pemberangkatan.
“Kami memastikan seluruh dukungan teknis berjalan maksimal. Fokus kami adalah kenyamanan jemaah agar mereka bisa fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci,” pungkas Suyanto. (Ananto Wibowo)




