SELEBRASI: Peringati Hari Bumi, Universitas Negeri Malang gelar penghijauan kampus. (Foto: Humas UM for Malang Post)
MALANG POST – Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Selebrasi Hari Bumi pada Jumat (17/4/2027) di Halaman Graha Rektorat sebagai upaya meningkatkan kepedulian sivitas akademika UM terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan serta dilaksanakan secara serentak. Mengusung tema “UM Peduli Bumi: Lestarikan Alam, Hijaukan Kampus”.
Giat diisi berbagai aksi nyata seperti pembibitan pohon, pembersihan lingkungan kampus, serta pengelolaan sampah.
Selain itu, dilakukan pula penebaran ikan di Danau UM dan pengelolaan sampah organik menjadi pupuk di Tempat Pengolahan Sampah (TPS). Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi limbah sekaligus mendukung praktik ekonomi sirkular di lingkungan kampus.
Ketua Green Campus UM, Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun kesadaran lingkungan.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. memberikan sambutan dalam acara selebrasi Hari Bumi. (Foto: Humas UM for Malang Post)
“Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh fakultas dengan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga lingkungan kampus,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menekankan bahwa peringatan Hari Bumi harus melampaui seremoni.
“Kita tidak hanya memperingati Hari Bumi, tetapi juga perlu merawat pikiran dan pengetahuan. Pemilahan sampah harus dilakukan, dan saya berharap ‘sampah sosial’ seperti perundungan dan pelecehan tidak terjadi di kampus. Menghormati bumi harus dimulai dari pikiran yang sehat,” tegasnya.
Melalui selebrasi ini, UM memperkuat peran sebagai kampus ramah lingkungan yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-13 (Climate Action) dan ke-15 (Life on Land). Partisipasi aktif mahasiswa menjadi kunci dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada lingkungan kampus, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap bumi. (*/M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




