MALANG POST – Pengentasan stunting menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Batu menuju Indonesia emas Tahun 2045. Berbagai upaya terus dilakukan salah satunya dengan melakukan penyaluran bantuan pangan.
Bantuan pangan yang diserahkan ke masyarakat berupa satu ekor ayam dan 10 butir telur. Bantuan dimulai dari Kecamatan Bumiaji total penerima sebanyak 420 warga
Proses penyalurannya dilakukan secara bertahap selama beberapa hari di Kantor Pos KPC Bumiaji, Desa Punten.
Untuk memastikan proses pendistribusian bantuan pangan tepat sasaran, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai turun langsung memantau.
“Bantuan pangan ini guna mencegah dan mengatasi stunting pada anak. Kami terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Kota Batu, guna mewujudkan generasi emas Tahun 2045,” tutur Pj Aries, Senin (9/10/2024).

PASTIKAN: Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat memastikan langsung penyaluran bantuan pangan tepat sasaran kepada penerima manfaat. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Melalui penyaluran bantuan pangan, pihaknya optimistis bisa menekan angka stunting di Kota Batu dengan maksimal.
Selain memantau penyaluran bantuan pangan, Pj Aries juga memantau pelayanan kesehatan di sejumlah Posyandu. Dia mendampingi langsung kegiatan imunisasi bayi, memberi PMT (makanan tambahan) hingga mengukur tinggi dan berat badan anak.
“Semoga dengan adanya kegiatan Posyandu rutin seperti ini angka stunting di Kota Batu dapat terus turun, bahkan sampai di angka nol persen,” harapnya.
Pemberian layanan kesehatan dilakukan dengan target utama balita usia 0-59 bulan, yang menjadi prioritas dalam menurunkan angka stunting serta menjadi syarat agar anak sehat dan punya tumbuh kembang baik.
Selain balita, pemberian layanan kesehatan di Posyandu menyasar lansia. Para lansia dapat memeriksakan kesehatan seperti cek kolesterol, cek gula darah, cek kesehatan tulang dan lainnya.
Selain mendampingi kegiatan di Posyandu, Pj Aries yang juga Kepala Dinas Pendidikan Jatim ini membagikan telur dan snack untuk masyarakat yang tengah menjalani pemeriksaan kesehatan. Dia berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi solusi kesehatan masyarakat yang sehat dan berdaya guna.
“Dalam setiap kunjungan tentunya kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat berjalan dengan baik. Alhamdulillah antusias masyarakat dalam menjaga kesehatan anaknya sangat baik, sehingga Posyandu di beberapa tempat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan,” tutupnya. (Ananto Wibowo)




