Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekobis

Fokus Berinvestasi untuk Pelayanan di Masa Pandemi

PERTEMUAN: Pelaksanaan costumer gathering yang digelar The 101 Malang OJ Hotel

AMEG – Untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan, The 101 Malang OJ mengelar costumer gathering. Dengan mengundang perwakilan klien yang selama ini setia menjadi tamu hotel. Baik saat menggelar berbagai kegiatan, menginap maupun mengadakan acara seperti rapat dan pertemuan.

Acara itu dihadiri perwakilan instansi pemerintah, perbankan, universitas, travel agent dan beberapa komunitas di Kota Malang. The 101 Malang OJ, ingin berdiskusi terkait keluhan dan masukan dari para pemangku kebijakan, untuk pelayanan yang diterima.

General Manager The 101 Malang OJ, Ade Sudrajat mengungkapkan, pihaknya banyak menerima masukan dari klien hotel. Yang segera diakomodir, demi kenyamanan selama menggunakan berbagai fasilitas hotel.

‘’Banyak masukan terkait keberadaan tempat ibadah musala, yang awalnya hanya di lantai 2, kini kami tambah di lantai 3. Agar dekat dengan ruang meeting, untuk memudahkan peserta rapat,’’ terang Ade Sudrajat.

‘’Kemudian yang menjadi perhatian juga masalah area parkir yang terbatas dan cukup menyulitkan tamu. Kami pun bekerjasama dengan pihak luar, untuk pembukaan parkir di kawasan dekat hotel yang terjamin keamanannya dan ada fasilitas free valet,’’ imbuhnya.

Selain itu, banyak pihak memberi masukan terkait kualitas sound yang berada di Skyroom lantai 12. Pihak hotel pun segera melakukan pembenahan. Termasuk mengganti furniture meja dan kursi di Skyroom. Serta mendesain kembali tampilan warna dengan mengedepankan warna putih, yang begitu hype saat ini.

Ade Sudrajat juga menekankan, pihaknya terus melakukan improvement terhadap berbagai fasilitas kamar hotel. Dalam waktu dekat, akan menganti furniture dan juga televisi dari yang saat ini 43 inch ke 50 inch. Termasuk menambah kapasitas kecepatan internet yang mencapai 100 MBPS, sebagai penunjang streaming tanpa buffer.   

‘’The 101 Malang OJ, memiliki luas kamar diatas rata rata hotel berstandar bintang 4 di Kota Malang. Antara 28 – 30 meter persegi. Dengan interior yang elegan nan mewah, serta terus akan dilakukan peningkatan kualitas yang berfokus kepada kepuasan pelanggan,’’ ungkap Ade

Dengan adanya Costumer Gathering ini, kata dia, pemangku kebijakan bisa mensosialisasikan kualitas The 101 Malang hotel OJ. Meskipun di masa pandemi seperti ini, tidak menyulutkan niat untuk terus meningkatkan fasilitas kenyamanan dan menu kulinernya. Sebagai pilihan utama untuk menginap dan menggelar berbagai even. Baik itu meeting and convention maupun acara semi formal lainnya. (avi)   

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Pelaksanaan PPKM Mikro di lingkungan desa maupun kelurahan, Mei ini sudah memasuki bulan ke-6. Ditemui Senin (10/5/21) siang […]

News

AMEG – Berbagai cara dipilih pelaku wisata untuk menarik minat masyarakat di tengah pandemi dan larangan mudik, mulai promosi, mengoptimalkan […]

Ekobis

AMEG – Malang Raya patut bersyukur, karena secara zona Covid-19 masih lebih aman di banding wilayah sekitarnya. Optimisme itu disampaikan […]

News

AMEG – Kalangan perhotelan, khususnya di wilayah Kota Wisata Batu, sudah merasakan dampak dari larangan mudik sejak awal Mei lalu. […]

News

AMEG – Anggota PHRI yang juga General Manajer Hotel Aston Inn Batu, Didik Rocki Wahyono SS, memastikan, tingkat hunian hotel […]

Ekobis

AMEG – Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Merdeka Malang, Dr Bambang Supriadi SE MM, berpendapat, pengelola tempat wisata […]

Malang Raya

AMEG – Ketua Bidang Komisi Fatwa MUI Kabupaten Malang, Dr KH Ramadhan Chotib MH, berpendapat, di tengah pandemi Covid-19 ini […]

Malang Raya

AMEG – Pandemi Covid-19 sudah mewarnai dua Lebaran. Silaturahmi yang sudah menjadi kultur, bahkan ajaran agama, terpaksa harus disesuaikan dengan […]

Malang Raya

AMEG – Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tahun 2021 ini, masih belum dinaikan. Hal tersebut dikarenakan saat ini dalam kondisi pandemi […]

Ekobis

AMEG – Jelang Lebaran dan dimulainya larangan mudik tak mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama akan kebutuhan Sembilan bahan pokok (Sembako) […]

%d bloggers like this: