Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Harga Daging Ayam Meroket, Omset Penjual Sate Menurun

Salah satu penjual daging ayam di Pasar Besar Kota Batu

AMEG – Sepekan ini, harga ayam potong di Pasar Besar Kota Batu makin naik. Berkisar antara Rp 40 ribu – Rp 42 ribu per kilogram. 

Padahal sebelumnya, harga ayam potong Rp 30 ribu per kilogram.

Baca Juga ----------------------------

Meroketnya harga ayam potong ini, mulai membawa pengaruh. Salah satunya para penjual sate ayam. 

Wajar karena ayam potong adalah bahan baku kuliner ini. Meski begitu mereka tidak menaikan harga jualnya. Tidak juga memperkecil potongan daging sate.

Salah satu penjual sate ayam di Kota Batu, Rokhman mengungkapkan. Pada awal Ramadhan ini, harga daging ayam mengalami lonjakan. 

Meski begitu, ia tak menaikan harga sate ataupun memperkecil sate miliknya.

“Ukuran dan harga sate tidak berubah. Yang berubah hanya keuntungan saya saja sedikit menurun. Misalnya, jika kondisi normal bisa meraup keuntungan Rp 3000 dalam satu porsi. Setelah harga ayam naik, hanya bisa untung Rp 1500 satu porsi,” kata Rokhman kepada Ameg.id, Senin (19/4/2024).

Rokhman menjual sate ayam miliknya dengan harga Rp 12 ribu per porsi. Tapi, bukan tidak mungkin, jika harga daging ayam terus melambung ia akan memodifikasi sate ayamnya. Entah harganya yang dinaikan atau ukurannya yang diperkecil.

Sementara itu, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Besar Kota Batu, Alfan menerangkan. Jika saat ini harga ayam potong naik kisaran Rp 40 ribu – Rp 42 ribu per kilogram.

Menurutnya, naik turun harga ayam potong selalu terjadi dalam setiap tahunnya.

“Salah satu yang menyebabkan kenaikan harga ditengarai karena jumlah ketersediaan ayam. Jika jumlahnya ketersediaannya sedikit, maka harga ayam juga semakin mahal. Begitu sebaliknya,” kata dia.

Selain itu, biasanya juga disebabkan harga pakan yang mahal. Juga ditengarai banyak peternak yang memilih menjual telur ayam.

“Kalau peternak kompak menjual telur, maka bibit ayam baru akan berkurang. Sehingga peternak yang biasanya membeli anakan ayam akan kesulitan. Kemudian harga ayam potong naik,” ujarnya.

Pihaknya berharap, pemerintah bisa mengatasi permasalahan yang ada. Sehingga tak menjadi gejolak dalam masyarakat. Ia juga berharap, dengan adanya kenaikan harga ayam potong ini tak ada oknum yang bermain. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

AMEG – Tradisi Prepekan dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Lebaran. Di Pasar Besar Kota Malang, Selasa (11/5/21) siang tadi, sejumlah lapak dan kios dipenuhi...

Ekobis

AMEG – Dua hari lagi Idul Fitri. Harga-harga kebutuhan, termasuk daging ayam, merangkak naik. Di Pasar Besar Kota Malang, Selasa (11/5/21), harga daging ayam...

Malang Raya

AMEG – Memasuki minggu kedua Ramadhan, harga beberapa kebutuhan pokok bergerak naik. Seperti bawang putih, yang mulai naik hingga 30 persen. Pedagang Pasar Besar Kota...

News

Talkshow Idjen Talk di Radio City Guide 911 FM, Rabu (15/4/2021) mengetengahkan harga pangan di bulan Ramadhan. Permintaan sembako di bulan ini meningkat. Jika...

Ekobis

AMEG – Menjelang bulan Ramadan, harga daging ayam di sejumlah pasar di Situbondo terus naik. Kini harganya mencapai Rp 38.000 per Kg. Ririn, seorang...

Malang Raya

Batu – Tahun 2021 ditargetkan perolehan retribusi Kota Batu sebesar Rp 18,1 miliar. Empat kali lipat dari tahun 2020, yang hanya Rp 4,6 miliar. ...

Malang Raya

Malang – Sejumlah pedagang di Pasar Besar Kota Malang mengeluhkan harga cabai yang tak kunjung turun. Bahkan, harganya makin melambung tinggi. Saat ini cabai dijual...

Malang Raya

Batu – Pembangunan pasar induk Kota Batu, makin hari makin menemui titik terang. Ini setelah Pemkot Batu melakukan pembahasan dokumen pelaksanaan teknis pembangunannya. Pembahasan...