Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Kemenkomarves Dorong Pembangunan Kereta Gantung Kota Batu

Kereta Gantung. (Foto: Shutterstock)

AMEG – Makin hari, pembangunan mega proyek kereta gantung di Kota Wisata Batu, makin terang. Terbaru angin segar datang dari Kemenkomarves, yang mendorong Pemkot Batu segera merealisasikan pembangunannya. General Manager Pengembangan PT INKA, Junaidi, menyampaikan. Pembangunan proyek ini positif. Berupa progres percepatan pembangunan didukung langkah konkrit dengan data lebih detail. 

“Pada pembahasan kali ini, difokuskan mengenai pemilihan trase. Mana yang akan dipilih lebih dulu. Namun dalam pemilihan trase itu, harus didukung data,” ujar Junaidi kepada DI’s Way Malang Post, Rabu (7/4/2021) usai rakor dengan tim Kemenkomarves dan Pemkot Batu. 

Baca Juga ----------------------------

Data-data konkrit itu seperti data KKOP( Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan), data dari Perhutani dimana semua harus real dan benar-benar aman untuk dilakukan pembangunan kereta gantung. Selain itu juga harus di detail kan lagi mengenai masalah finansial dan hitungan ekonomisnya. 

Sementara itu, untuk masalah percepatan pembangunan, PT INKA dan Pemkot Batu harus melaporkan progresnya ke Kemenkomarves secara periodik setiap dua minggu sekali. “Artinya dalam pembangunan kereta gantung ini dipantau secara serius oleh Pemerintah Pusat melalui Kemenkomarves,” katanya. 

“Jadi setiap dua minggu sekali, kami harus mengirim laporan kepada Kemenkomarves,” sambungnya. Maka, pihaknya bersama dengan Pemkot Batu akan melakukan tahapan-tahapan sesuai yang diarahkan oleh Kemenkomarves. Dimana setelah ini, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Perhutani, serta melakukan lanjutan koordinasi dengan Danlanud serta berkoordinasi dengan PJKA. Setelah itu, baru dilengkapi dengan perhitungan ekonomi serta skema finansialnya. 

Lebih lanjut, dalam skema awal pendanaan proyek kereta gantung ini, 70 persen didanai oleh investor asing. Namun hal tersebut masih bisa berubah. Manakala animo masyarakat setempat sangat besar untuk berinvestasi. Terlebih skema 70 persen investasi asing itu merupakan estimasi awal. 

“Yang jelas mengenai keikutsertaan masyarakat setempat untuk turut berinvestasi dalam pembangunan kereta gantung ini tidak dibatasi. Karena jika masyarakat setempat antusiasnya tinggi. Maka secara otomatis investasi asing juga akan semakin menurun,” katanya. 

Junaidi mengungkapkan, pada dasarnya dalam pembangunan proyek kereta gantung ini sangat didukung oleh Kemenkomarves dimana proyek kereta gantung ini harus terealisasi. Oleh sebab itu, Kemenkomarves senantiasa ikut memonitor progresnya setiap dua minggu sekali. 

“Kenapa kereta gantung ini harus terwujud?. Karena melihat manfaat dari keberadaan kereta gantung ini sangat begitu besar. Mulai manfaat bagi Kota Batu, bagi masyarakat dan bagi Indonesia,” tutupnya. (jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...