Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Genose, Rapid dan Swab Tes Covid-19 Tak Batalkan Puasa

TAK BATAL: Pengambilan sampel Covid-19 menggunakan genose, tidak akan membatalkan puasa, saat dilakukan di siang hari selama Ramadan. (Foto: istimewa)

AMEG – Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) KH Makruf Chozin mengungkapkan, Genose C19, rapid dan swab tes Covid-19 saat berpuasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa.

‘’Rapid tes Covid-19 saat berpuasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa. Karena jarum yang masuk ke dalam daging, tidak melalui rongga yang terbuka, melainkan melalui pori-pori,’’ ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga ----------------------------

‘’Kemudian, tes Genose C19 diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa, karena metodenya hanya meniup kantong udara,’’ ucapnya.

Sedangkan swab tes saat berpuasa, lanjut Makruf, diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa. Karena yang pertama, adalah nasofaring dan orofaring yang menjadi tempat pengambilan sampel lendir, merupakan organ yang tidak bisa mencerna makanan atau obat. Sehingga tidak termasuk kategori organ dalam yang membatalkan puasa menurut salah satu pendapat dalam madzhab Syafi’i.

‘’Kedua adalah kapas lidi yang dibuat untuk mengambil sampel lendir, termasuk kategori benda padat, sehingga tidak membatalkan puasa menurut ulama madzhab Maliki,’’ ujarnya.

‘’Ketiga, kapas lidi yang dibuat untuk mengambil sampel lendir, tidak menetap di dalam tapi dikeluarkan kembali. Sehingga tidak membatalkan menurut pendapat ulama madzhab Hanafi,’’ ucapnya.

Makruf menegaskan, pihaknya mendorong pemerintah maupun pihak swasta, agar tetap mengoptimalkan upaya meminimalisir penyebaran Covid-19. Seluruh masyarakat harus berpartisipasi dalam upaya menghindari penularan dan mengakhiri pandemi.

‘’Dalam keperluan screening selama bulan Ramadan, penggunaan rapid test dan GeNose lebih diutamakan. Bila memungkinkan pelaksaan Swab dilaksanakan di malam hari,’’ ujarnya.

Sementara itu Wakil Presiden (Wapres), KH Ma’ruf Amin mengatakan, vaksinasi Covid-19 saat menjalani Ramadan nanti, masih bisa dilakukan, baik saat sedang masa berpuasa atau pada malam hari usai ibadah puasa dilaksanakan.

Ma’ruf Amin mengatakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa terkait pelaksanaan vaksinasi di bulan puasa, yang intinya vaksinasi tetap bisa dilakukan dan tidak membatalkan puasa.

‘’Namun jika fisik kurang mendukung karena sedang berpuasa, maka vaksinasi juga dapat dilaksanakan di malam hari setelah berbuka,’’ kata Ma’ruf Amin, dalam acara “CIMB Niaga Forum Indonesia Bangkit” bertema “Strategi Sektor Kesehatan Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi”, secara virtual pada Selasa (6/4/2021).

Pemerintah, kata Wapres, menaruh harapan besar terhadap program vaksinasi berjalan lancar dan tepat waktu. ‘’Sehingga Indonesia segera mencapai kekebalan komunal,’’ imbuh Wapres.

Wapres melanjutkan, bulan suci Ramadan kali ini adalah tahun kedua yang dijalankan di tengah situasi pandemi.

Pemerintah, kata Wapres, terus mengimbau agar semua masyarakat tetap ketat menerapkan protokol kesehatan, termasuk saat beribadah. Guna mencegah penularan virus, pemerintah juga telah memutuskan lebih awal terkait larangan mudik. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...