Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Hujan Angin, Nelayan Malang Selatan Tidak Melaut

AMEG – Nelayan di Malang Selatan sejak Sabtu (3/4/2021) memilih tidak melaut antisipasi terjadinya badai. Mereka memantau cuaca ekstrem lewat aplikasi handphone. 

Harjo, Ketua Paguyuban Nelayan Lenggoksono, Kecamatan Tirtoyudo kepada Ameg.Id  menyebut memang ada gejala cuaca buruk. Salah satunya hujan deras Sabtu (3/4) malam. 

Baca Juga ----------------------------

“Angin juga sangat kencang. Hujan deras 1,5 jam. Di tengah lebih kencang di titik 10 Mil. Kami nelayan pinggiran, membaca informasi dari applikasi dan tanda alam,” ungkap Harjo. 

Saat membaca arah angin, dijelaskan Harjo nelayan akan menentukan posisi labuh yang paling aman. Wawasan ini hampir dimiliki 60 – 70 an nelayan Pantai Lenggoksono. Di saat cuaca memburuk mayoritas memilih tidak melaut.

Minggu hari ini, kata Harjo, sebagian nelayan masih melaut dikarenakan tanda-tanda alam masjh kondisi wajar. Baik gelombang maupun angin masih dirasa normal. 

“Selain informasi dari applikasi. Kami ada grup yang menyebar informasi. Termasuk adanya cuaca buruk atau badai. Jadi deteksi dini. Informasi kami sebar di grup ponsel,” tambah Harjo sepulang dari melaut.

Nelayan Tamban Desa Tambakrejo juga merasakan adanya potensi cuaca buruk. Disampaikan Ketua PSR (Pantai Selatan Rescue) yang juga nelayan Tamban, Adi Sihpireno.

Dijelaskan,  dua hari belakangan angin berhembus kencang. “Betul, Mas. Sudah 2 hari belakangan angin dari arah tenggara sangat kenceng. Jika ada indikasi badai kami akan himbau nelayan tidak melaut, lebih mengutamakan keselamatan,” terang Pak Pir, sapaannya. 

Selasa (6/4),  nelayan akan mengadakan tasyakuran yang juga simbol tolak bala dan musibah. Pihaknya akan menyampaikan himbauan pada nelayan agar lebih waspada. Andai cuaca memburuk ia meminta rekan-rekan tidak melaut.

Pihak PSR dan nelayan lainnya pun akan siaga untuk penyelamatan bila nantinya dibutuhkan di situasi darurat. Kordinasi PSR pun dilakukan dengan pihak POSAL serta Polairud Sendangbiru.

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...