Erik Setyo Santoso, Sekda Kota Malang. (Foto: Dokumentasi)
MALANG POST – Gerbong mutasi para pejabat, baik eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkot Malang, dapat dipastikan segera bergerak. Sebab, pengisian pot manajemen talenta kini sudah rampung dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sudah menyetujui.
“Pengisian pot 1 sampai pot 9 untuk manajemen talenta itu sudah rampung. Insha Allah minggu ini tuntas 100 persen,” ujar Erik Setyo Santoso, Sekda Kota Malang, ketika dikonfirmasi Malang Post terkait pengisian Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Malang, Jumat (29/5/2026).
Kapan para pejabat yang promosi atau pun mutasi digelar fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan/UKK) akan digelar, Sekda Erik menyatakan bahwa UKK itu sudah masuk didalam manajemen talenta. Yaitu, saat seorang calon pejabat mengikuti assessment.
Namun, kapan gerbong mutasi pejabat itu akan bergerak, Erik tidak menjawab kepastian waktu dan tempatnya. Soal keputusan kapan mutasi digelar, menurutnya merupakan kebijakan walikota. “Tunggu saja, kapan dan siapa saja yang dilantik walikota,” kata Erik.
Seperti diketahui, setidaknya ada sembilan jabatan eselon II di lingkungan Pemkot Malang saat ini kondisinya kosong karena pejabatnya pensiun dan promosi jadi sekda ke pemkot lain. Saat ini jabatan yang kosong itu diisi pejabat pelaksana tugas (Plt).
Diantara jabatan eselon II yang lowong itu adalah Asisten I dan II, Staf Ahli (2), Kepala Bapenda, Inspektorat, Kepala BKSDM, Kepala Bakesbangpol, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Ilustrasi pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Malang oleh Pj Walikota saat itu. (Foto: Dokumentasi)
Ditanya pengisian Plt Kepala Bapenda Kota Malang setelah pejabat definitifnya dilantik jadi Sekda Kota Semarang, Sekda Erik mengungkapkan bahwa Plt Kepala Bapenda Kota Malang telah diisi. Yang mendapat amanah menjadi Plt adalah Sekretaris Bapenda, Moch. Sulthon, S.Sos, MM.
“Saat itu juga (saat pejabat definitif pindah tugas jadi Sekda Pemkot Semarang-red), Plt Kepala Bapenda Kota Malang langsung diisi. Karena, berkas-berkas yang ada di Bapenda harus diteken,” papar Erik.
Seperti diberitakan sebelumnya, jabatan lowong di Pemkot Malang bertambah. Ini menyusul dilantiknya pejabat Pemkot Malang, Handi Priyanto, menjadi Sekda Kota Semarang. Handi dilantik sebagai Sekda Kota Semarang oleh Walikota Semarang, Agustina Wilujeng, pada Senin (18/5/2026).
Sedang kapan gerbong mutasi pejabat di Pemkot Malang akan bergerak untuk mengisi jabatan lowong, Walikota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa saat ini untuk penempatan pejabat memakai manajemen talenta. Ini berarti prosesnya dengan regulasi yang baru.
“Tentu uni berbeda dengan saat kita melaksanakan proses pemilihan, pelantikan atau mutasi, dan lain-lain seperti sebelumnya,” jelas Wahyu.
Menurutnya, talenta para pejabat di Kota Malang sesuai aturan yang baru tentang mutasi itu telah dia paparkan di Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Sekarang saya sedang melihat sistem dari BKN, dari sembilan boks itu, si A si B itu masuk di boks mana, sesuai dengan kinerjanya.”
“Dan setelah dari itu, kita akan lihat kompentensinya, baru kemudian akan kits pilih masuk ke tempat mana sesuai kompetensinya,” papar Wahyu.
Setelah itu, masih adakah uji kelayakan dan kepatutan, Wahyu mengisyaratkan tidak ada. “Ya sudah dengan sistem ini, yaitu manajemen talenta,” ujar Wahyu.
Wahyu berharap dengan proses baru ini segera terpilih pejabat yang akan mengisi jabatan-jabatan yang lowong di OPD itu. Yang jelas, proses manajemen talenta ini masih terus berjalan. (Eka Nurcahyo)




