Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Walikota Malang Prihatin, Komitmen Lawan Narkoba

Walikota Malang, Sutiaji

Malang – Salah satu ASN Pemkot Malang berinisial AH  kesandung sabu-sabu. Diungkap Polda Jatim dan Polresta Malang Kota. Pejabat eselon II itu, ditangkap bersama lima orang jaringan narkoba. Walikota Malang, Sutiaji sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Ditegaskan, pihaknya berkomitmen melawan dan memberantas peredaran narkoba.

“Saya prihatin dengan kejadian ini. Kami tegaskan, komitmen kami adalah memberantas narkoba. Saya mendukung langkah-langkah yang dilakukan aparat penegak hukum,” ungkap Sam Aji, panggilannya.

Baca Juga ----------------------------

Pihaknya tidak main-main. Bahkan telah berkomunikasi dengan BNN Kota Malang, agar segera melakukan pemeriksaan, kepada semua jajarannya. Ini disampaikan di sela acara Sosialisasi Penyadaran Pemuda terhadap Bahaya Narkoba di sebuah hotel Kota Malang.

“Kami segera melakukan program pemeriksaan ASN. Bersama Forpimda dan organisasi kemasyarakatan serta kepemudaan. Kita mendeklarasikan lawan narkoba. Artinya kami tak main-main,” tegasnya.

Soal keterlibatan ASN ini, ia menghormati proses hukum. Terkait kedisiplinan telah diatur PP No 53/2010 tentang Disiplin ASN. Ia mengimbau masyarakat semua profesi, gender, usia agar mewaspadai, menjauhi dan memerangi bahaya narkoba.

Sementara itu, Inspektorat Kota Malang belum menerima laporan resmi terkait penangkapan pejabat berinisial AH karena terjerat kasus narkoba. Kepala Inspektorat, Abdul Malik mengaku baru tahu dari pemberitaan media massa.

“Kami belum menerima laporan resmi. Kami baru mengetahui dari pemberitaan media,” ucap Malik, Senin (29/3). Pihaknya akan koordinasi dengan BKPSDM Kota Malang, terkait hal itu. Untuk mempelajari data dan fakta.

“Sejak saya menjabat di Inspektorat 2019, kasus ASN terjerat narkoba, baru pertama ini. Jadi kami harus pelajari dulu,” terangnya. Soal sanksi disiplin, ia belum bisa menyampaikan. Pihaknya menunggu proses hukum yang berlangsung, hingga putusan pengadilan.

“Pemberian sanksi harus hati-hati. Biarkan prosesnya berjalan sampai putusan pengadilan,” ujarnya. Walikota yang bisa memutuskan sanksi. Pihaknya sebatas memberi pertimbangan sesuai fakta. “Tentunya, keputusan yang kami ambil sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya. (jof/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Perumahan Skypark Resort yang berada di Dusun Buludendeng, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu kembali disidak eksekutif dan legislatif, Senin (21/6/2021). Pihak...

Malang Raya

Malang Post – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Malang Raya menyoroti Fasad di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan Kabupaten Malang. Berdasarkan...

Wisata

Malang Post – Satu lagi penawaran menarik yang diberikan hotel di Kota Malang. Yaitu, sunset by the pool. Sensasi ini dapat dinikmati dari Hotel Ascent Premiere Hotel...

Ekobis

Malang Post – Pengajuan layanan keuangan yang resmi dan legal, pada dasarnya berguna untuk mengatasi masalah keuangan mendesak. Tak terkecuali kartu kredit, yang sudah lama menjadi...

Malang Raya

Malang Post – Jumlah penularan Covid-19 yang masih fluktuatif, membuat Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang berpikir keras. Pasalnya, 5 Juli 2021, rencananya akan mulai pembelajaran...

Malang Raya

Malang Post – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang berharap agar Pemerintah Pusat bisa mengeluarkan kebijakan untuk menunda pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Paling...

Malang Raya

Malang-Post – Tahun 2021 ini, Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu bakal menggelontor 100 buah troli di sentra wisata bunga Sidomulyo. Anggaran telah disiapkan, sebesar...

Malang Raya

Malang-Post – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Senin(21/6/2021) pagi, 150 warga Sukun divaksin.  Vaksinasi dosis pertama ini digelar di Puskesmas Ciptomulyo,...