Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Triwulan Pertama, DPB 156.270 Pemilih

PENETAPAN: Proses rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) 2021 periode Maret (triwulan pertama) KPU Kota Batu. (Foto: Ananto/DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tahun 2021 periode bulan Maret atau triwulan pertama ditetapkan KPU Kota Batu. Tercatat 156.270 pemilih di Kota Batu, tersebar di tiga kecamatan. Rinciannya: 77.778 pemilih laki-laki dan 78.492 pemilih perempuan. Kecamatan Batu sebanyak 71.585, sebelumnya 71.406. Ada kenaikan 179 pemilih. Kecamatan Bumiaji sebanyak 46.055, sebelumnya 46.961. Ada kenaikan 94 pemilih. Kecamatan Junrejo sebanyak 38.630, sebelumnya 38.465. Ada kenaikan 165 pemilih.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto mengatakan. Rekapitulasi DPB ini, tindak lanjut dari surat KPU RI nomor : 132/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2021 tanggal 4 Februari 2021. Perihal pemutakhiran data pemilih. Pemutakhiran ini digelar tiap tiga bulan. Tujuannya, agar saat pemilihan tahun 2024 mendatang, tak lagi ada data ganda atau tak pemilih tak terdaftar.

Baca Juga ----------------------------

“Sesungguhnya, agar pendataan tepat sasaran. Kami butuh kerjasama atau masukan dari masyarakat. Agar segera lapor, jika sudah masuk usia 17 tahun,” ujar Heru. Termasuk pergantian status kependudukan atau ada keluarga yang meninggal. Agar berjalan sesuai target, pihaknya kerjasama dengan Dinsos, Dispendukcapil dan instansi lainnya.

“Kami juga menjalin kerjasama dengan partai politik. Agar mereka tak apatis. Sehingga memberikan masukan pada kita,” ujarnya. Ia mengungkapkan, seringnya terjadi pemilih ganda disebabkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK) yang invalid. Lantaran banyak masyarakat yang memecah KK, tapi tidak lapor ke KPU.

“Sehingga yang bersangkutan, masih terdata di tempat tinggal lama. Juga terdata di tempat tinggal yang baru. Kebiasaan masyarakat seperti itu, biasanya ditengarai karena belum ada kepentingan. Namun jika sudah ada kepentingan baru melaporkan,” katanya. Untuk mengurangi hal itu, pihaknya turun ke desa. Bekerjasama dengan mudin setempat. Data yang dimiliki mudin jika sudah terkumpul, disinkronisasi dengan data Dispendukcapil. “Maka, sangat memerlukan update tiap tiga bulan. Sehingga, data seperti itu tidak ada dan clear. Karena data seperti itu selalu mengalami fluktuasi (naik-turun),” tandasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

SI CANTIK 5 ”i” kemarin minta saran saya: apakah perlu mengadukan Heryanti ke polisi. Saya pun menjawab: urusan Anda dengan Heryanti itu sebenarnya sepenuhnya...

headline

Malang Post – Walikota Malang, H Sutiaji didampingi Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kepala Dinkes, dr Husnul Muarif, Selasa (3/8/2021) menerima kunjungan Satgas...

Nasional

Malang Post – AlfaCorp, menyiapkan gedung isolasi pasien Covid-19. Lokasinya di UBM Housing Jl Lodan Raya no. 2 Jakarta Utara. Diresmikan Selasa (3/8/2021) pagi ini....

Pendidikan

Malang Post – Berbagai inovasi terkait pencegahan sebaran pendemi Covid dilakukan. Kali datang dari tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tercipta layanan uang elektronik. Diberi...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menggelar yudisium dan pengucapan janji dokter muda. Diikuti 102 mahasiswa Fakultas Kedokteran...

Kriminal

Malang Post – Terkait kasus Rp 1,25 miliar. Wiwit Tuhu Prasetyanto, kuasa hukum AF alias Pipin (34) menyebutkan. Ada dua orang lain yang turut menerima...

Dahlan Iskan

TIGA jam setelah dinyatakan sebagai tersangka, Heryanti masih menghubungi Si Cantik Disway. Masih juga menegaskan uang Rp 2 triliun itu ada. “Ibu, duitnya tuh ada....

Pendidikan

Malang Post – Kolaborasi perguruan tinggi dan Pemprov Jatim penting dilakukan. Sebagai langkah penanganan Covid-19 dan percepatan vaksin. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (2/8/2021)...