Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Tahun 2020, Pemkot Batu Refocusing Rp 102 M

Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu (Foto: Humas Pemkot Batu)

Batu – Pemkot Batu paparkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) 2020. Dilakukan dalam rapat paripurna Dewan, melalui video conference bersama anggota legislatif. Pembangunan tahun 2020 mengusung tema ‘Pemantapan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Perekonomian Daerah Berbasis Agrowisata Bagi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Yang Berkeadilan’.

Paparan dilakukan Walikota Batu–Dewanti Rumpoko. Anggaran 2020 telah dilakukan refocusing sebesar Rp 102 miliar. Rinciannya Rp 60 miliar untuk jaringan pengaman sosial, Rp 40.14 miliar bidang kesehatan dan Rp 1,92 miliar bidang keamanan dan operasional. Dewanti juga menyampaikan, prevalensi balita stunting mengalami penurunan. Tahun 2019 mencapai 25,4 persen.

“Sepanjang tahun 2020, untuk urusan wajib pelayanan dasar, prevalensi balita stunting mengalami penurunan ke angka 14,80 persen. Selain itu untuk rumah sakit rujukan yang sudah terakreditasi mencapai 100 persen,” ujarnya.

Sementara itu, untuk fasilitas umum (fasum) yang dibina Dinkes Kota Batu mencapai 80 persen. Angka kontak peserta JKN di Puskesmas mencapai 97,38 persen. Urusan wajib non pelayanan dasar selama tahun 2020, penduduk Kota Batu, yang memiliki akta kelahiran sebanyak 115.205 jiwa, penduduk terlayani program KB sebanyak 3.656 jiwa.

“Peningkatan koperasi sebanyak 40 koperasi, dari target 10 koperasi. Peningkatan akses pembiayaan usaha mikro sebanyak 80 usaha mikro. Pelayanan perizinan mencapai 1.457 izin,” urai Bu De, panggilannya.

Program urusan pilihan, di dalamnya terdapat program revitalisasi lahan apel. Tahun 2020, revitalisasi lahan apel mencapai 32,71 persen dari target 17,7 persen. Juga terdapat varian baru produksi kopi sebesar 1,72 ton/Ha. Urusan penunjang, realisasi APBD 2020 mencapai 78,35 persen. Realisasi PAD 2020 melampaui target, menjadi 123 persen. Penilaian LPPD Kemendagri Predikat Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kota Batu mendapat kategori B dengan nilai Sangat Tinggi.

Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi merekomendasikan penyusunan kebijakan strategis terkait penanganan covid tahun 2021. “Pergeseran anggaran recofusing harus benar-benar diperuntukkan penanganan covid. Penyaluran dana, terutama untuk bansos harus diawasi dan dipantau dengan teliti agar tidak terjadi penyelewengan” tandasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Dampak larangan mudik, sangat terasa pada usaha jasa transportasi. Karena otomatis mobilitas masyarakat sangat terbatas. Menyebabkan menurunnya jumlah penumpang […]

headline

AMEG – Sepekan penerapan larangan mudik, di Kota Batu belum diketemukan hal-hal yang janggal. Seperti contohnya travel gelap yang ingin merangsek […]

Malang Raya

AMEG – Arus kendaraan masuk ke Kota Batu mengalami kenaikan pada H+1 Idul Fitri 1442 H. Kenaikan arus kendaraan itu sekitar […]

headline

AMEG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang aktif melakukan pemantauan pada lahan eks […]

Malang Raya

AMEG – Suasana Pasar Induk Kota Batu, pada H+1 Idul Fitri 1442 tampak sedikit lengan. Hal itu berbanding terbalik dengan […]

Malang Raya

AMEG – Apel gelar pasukan pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1442 H  digelar di halaman Balaikota Malang, Jl. Tugu No.1, […]

Beauty

AMEG – Kelor, sudah akrab di telinga masyarakat kita. Turun-temurun dikenal sebagai tanaman yang berfungsi untuk mengusir makhluk halus. Mitos […]

Malang Raya

AMEG – Sejumlah masjid dan mushola sejak pagi sudah mempersiapkan gema takbir, dengan menerapkan protokol Kesehatan ketat. Rabu (12/5/21) petang […]

headline

AMEG – Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM bersama Kapolres Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, dan Wakapolres Batu, memimpin Rakor Pariwisata, […]

Ekobis

AMEG – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, ternyata logam mulia masih menjadi salah satu barang yang diburu. Meskipun […]

%d bloggers like this: