Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Pol PP Situbondo ‘Ompong’ Tanpa PPNS

TEGAS: Satpol PP saat mengamankan pemuda di hotel kelas melati

Situbondo – Satpol PP Situbondo, tak lagi memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Sehingga, penegak peraturan daerah (perda) ini tak bisa lagi melakukan penyidikan. Ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Janur Sastra Ananda, Jumat (12/3). Pria yang akrab disapa Janur menjelaskan fungsi PPNS sangat vital. 

Sebab, PPNS yang berhak melakukan penyidikan kepada pelanggar perda. “Sebetulnya Situbondo punya dua PPNS. Tapi satu orang pensiun. Satu lagi promosi keluar instansi. Komisi I DPRD pun mengambil kebijakan. Sementara ini, PPNS yang di luar instansi Satpol PP, ditarik kembali. Selama belum terisi jabatan PPNS. Itu saran dari BKD,” beber Janur. 

Politisi Demokrat ini menyayangkan PPNS yang dipromosikan ini. Karena baru setahun berstatus PPNS. Padahal, PPNS termasuk aset daerah yang harus dijaga. “Minimal ada di Satpol PP itu lima tahun dulu. Kalau mau dipromosikan silahkan tapi tetap di Satpol PP,” sambungnya. 

Menjadi PPNS pun tidak mudah. Butuh waktu diklat enam bulan. Bahkan, Pemkab Situbondo harus menggelontorkan dana tidak sedikit, selama masa diklat. “Waktunya juga tidak ada setiap bulan. Hanya ada di waktu tertentu,” pungkas Janur.

Sementara itu, Kasatpol, Abdur Rasyid menjelaskan. Petugas masih bisa menegakkan perda sesuai amanat. Hanya saja, untuk penyidikan harus meminjam penyidik dari pihak kepolisian. “Razia tetap bisa jalan. Opsinya penyidik dipinjamkan dari Kepolisian,” ujarnya singkat, dihubungi via ponselnya, Jumat (12/3) . (ren/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

headline

AMEG – Gempa 6,7 SR, Sabtu (10/4/21) sekitar pukul 14.00 WIB mengakibatkan 3 warga Ampelgading, Kabupaten Malang, meninggal dunia. Di […]

headline

AMEG – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan duka untuk musibah gempa yang terjadi di  Kabupaten Malang, Jawa […]

Arema

AMEG – Siapa sosok pelatih anyar Arema FC, dalam kompetisi Liga 1 2021 mendatang, masih misterius dan penuh tanda tanya. […]

Malang Raya

AMEG –  Pihak nusadaily.com akan mencabut pengaduan dugaan serangan doxing akun @mmgachannel kepada jurnalis mereka Amanda Egaty, Lionita dan nusadaily.com. […]

Malang Raya

AMEG – Aset Pemkot Batu ternyata banyak yang belum memiliki sertifikat. Ini menarik perhatian Kejari Kota Batu untuk turun tangan. […]

Ekobis

AMEG –  Bank Indonesia Perwakilan Malang gencar menggalang kolaborasi dan koordinasi hexahelix bersama Pemerintah Daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, […]

Ekobis

AMEG – Geliat perekonomian Kota Malang mulai bergairah. Seiring melandainya kurva pandemi. Begitu pula dengan Teras UMKM Mall Dinoyo City. […]

headline

AMEG – Setelah hampir satu bulan tak kedatangan vaksin, Jumat (9/4/2021), Kota Batu kembali mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah vaksin multidose […]

headline

AMEG – Pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran tentang larangan mudik lebaran. Selama 6 – 17 Mei 2021. Kebijakan ini diambil, […]

Kesehatan

AMEG – Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap sistem imunitas tubuh. Meskipun harus menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Juru Bicara […]

Pendidikan

AMEG – Hanya sepuluh hari waktu latihan sebelum festival. Termasuk menentukan jenis tarinya. Bukan hal yang mudah. Apalagi di tengah […]

Malang Raya

AMEG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) direncanakan Pemerintah RI bulan Juli 2021, mulai disiapkan di daerah. Termasuk Kota Malang. Simulasi […]

%d bloggers like this: