Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

LTN-NU Minta Polisi Tahan Gus Idris

Sekretaris LTT-NU Kabupaten Malang Zulham Mubarak saat menyerahkan berkas pengaduan kepada Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.( Foto: GIMAN/HARIAN DI’S WAY MALANG POST )

Malang – Kasus konten video penembakan tokoh agama Kab Malang, Idris Al-Marbawy atau akrab disapa Gus Idris terus berlanjut. Kali ini giliran Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kab Malang yang mengadukan Gus Idris ke Polres Malang. Lembaga ini juga melaporkan Gus Idris atas sejumlah sikapnya yang dinilai kerap meresahkan sebagian masyarakat. Termasuk waga NU sendiri.

“Kami menjawab sejumlah laporan yang ada. Karena bagi kami yang ada di ‘NU Milenial’ ini merasa cukup terganggu atas sikap-sikap dan perilaku yang mengatasnamakan istilah, yang melekat di NU. Ini harus ditertibkan. Sedikit-sedikit pakai nama Gus. Namun sikapnya tidak mencerminkan seorang Gus,” ujar Sekretaris LTN-NU Kab Malang, Zulham Mubarak, Senin (8/3).

Baca Juga ----------------------------

Menurutnya, tidak sembarang orang bisa dipanggil sebutan Gus. Ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, sanad keilmuannya. Kedua, nazab keturanan siapa.

“Kami perjelas, bahwa Mas Idris (Gus Idris) itu bukan dari kalangan keluarga kiai atau bagi kami, kalangan NU layak disebut Gus. Jadi tolonglah berhenti menggunakan kalimat ‘Gus’ untuk aktifitas yang bagi kami tidak sesuai dengan ‘harokah’ nya,” tegas Zulham.

Laporan ini, bukan hanya soal video yang seolah-olah Gus Idris ditembak orang. Tapi lebih fokus pada kegaduhan saat muncul di tengah publik. “Bagi kami, saat ini yang terpenting, polisi bisa melakukan penahanan kepada yang bersangkutan. Apalagi yang bersangkutan ini sudah terbukti memalsukan insiden penembakan. Seakan-akan ada ulama yang tertembak atau tokoh publik yang tertembak. Ini ‘kan tidak bagus, kenyataannya tidak ada,” terangnya.

Polres Malang sudah menerima tiga pengaduan soal Gus Idris. Antara lain, Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Fordamas), LSM Lingga dan LTN-NU Kabupaten Malang.

“Tadi diwakili Mas Zulham. Menurut LTN-NU, ini adalah informasi palsu yang tidak benar. Membuat kepanikan dan kehebohan di masyarakat. Kemarin kami sudah menerima dua laporan dari Lingga dan Fordammas,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo. Pihaknya sudah memanggil 10 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi. (riz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Jumlah penularan Covid-19 yang masih fluktuatif, membuat Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang berpikir keras. Pasalnya, 5 Juli 2021, rencananya akan mulai pembelajaran...

Malang Raya

Malang Post – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang berharap agar Pemerintah Pusat bisa mengeluarkan kebijakan untuk menunda pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Paling...

Malang Raya

Malang-Post – Tahun 2021 ini, Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu bakal menggelontor 100 buah troli di sentra wisata bunga Sidomulyo. Anggaran telah disiapkan, sebesar...

Malang Raya

Malang-Post – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Senin(21/6/2021) pagi, 150 warga Sukun divaksin.  Vaksinasi dosis pertama ini digelar di Puskesmas Ciptomulyo,...

Kesehatan

Malang-Post – Bakti sosial Pain Center di Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) tetap dilaksanakan meski pandemi. Tentunya dengan menerapkan prokes sesuai standar WHO dan...

Malang Raya

Malang-Post – Aparat gabungan kembali menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Dalam rangka PPKM Mikro di wilayah Lowokwaru.  Senin (21/6/2021) pagi, operasi digelar...

Olahraga

Malang-Post – Sepak bola sudah menjadi olahraga menarik bagi berbagai kalangan. Liga Anak MFL (Malang Footbal League) akan menggelar pertandingan Agustus 2021.  MFL sebelumnya...

Opini

Siapa yang tak mengenal sosok Abdurrahman Wahid, Seorang Guru Bangsa yang akrab dipanggil Gus Dur atau Mas Dur. Presiden Ke-4 Republik Indonesia, Bapak Pluralisme,...