Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Demonstrasi Ricuh, Rusak Mobil Polisi

Suasana demonstrasi berakhir ricuh (Foto: JOFFA/HARIAN DI’S WAY MALANG POST )

Malang – Aksi demo mewarnai peringatan International Women Day, Senin 8 Maret 2021. Sayangnya, dua kelompok yang menyuarakan aspirasinya ini, ada yang tak puna izin. Juga tak mematuhi protokol kesehatan. Polresta Malang Kota dan Satgas Covid-19 pun membubarkan unjuk rasa ini. Bahkan disusupi mahasiswa yang menolak otonomi khusus (Otsus) Papua Barat.

“Niatnya mulia.  Tapi kami tahu, ini hanyalah akal-akalan. Ini tipu muslihat dari kelompok AMP (Aliansi Mahasiswa Papua) kelompok IPMAPA (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua) yang menolak Otsus,” ungkap Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata.

Massa telah diingatkan agar batal. Karena berpotensi melanggar protokol kesehatan. Polisi pun menyiagakan tiga truk untuk mengantar demonstran ke tempat tinggal masing-masing. Negoisasi alot, demonstran menolak dan tetap berada di lokasi. Sebelum membubarkan massa, petugas telah memberi waktu 15 menit untuk naik truk. Tapi demonstran terus bergerak menuju Jl Ijen. Saat diminta naik truk, malah melawan petugas. Mereka menyerang polisi. Bahkan saat di dalam truk, salah satu kelompok memecahkan kaca sopir. Polisi pengemudi truk harus dirawat, terkena serpihan kaca.

“Memancing memprovokasi petugas. Anggota saya dipukul sama mereka. Tapi saya katakan jangan membalas. Justru mereka yang memukul, menendang anggota saya. Juga anggota TNI. Ada videonya dan barang bukti. Lalu mereka memecahkan kaca truk Dalmas, yang akan mengantarkan ke tempat mereka tinggal,” kata Leonardus.

Beberapa demonstran yang terindikasi melakukan kekerasan diperiksa di Polresta Malang Kota. Dijerat pasal 170 KUHP tentang kekerasan dan perusakan. Bagi yang tak terlibat, dipulangkan.  (jof/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

headline

AMEG – Gempa 6,7 SR, Sabtu (10/4/21) sekitar pukul 14.00 WIB mengakibatkan 3 warga Ampelgading, Kabupaten Malang, meninggal dunia. Di […]

headline

AMEG – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan duka untuk musibah gempa yang terjadi di  Kabupaten Malang, Jawa […]

Arema

AMEG – Siapa sosok pelatih anyar Arema FC, dalam kompetisi Liga 1 2021 mendatang, masih misterius dan penuh tanda tanya. […]

Malang Raya

AMEG –  Pihak nusadaily.com akan mencabut pengaduan dugaan serangan doxing akun @mmgachannel kepada jurnalis mereka Amanda Egaty, Lionita dan nusadaily.com. […]

Malang Raya

AMEG – Aset Pemkot Batu ternyata banyak yang belum memiliki sertifikat. Ini menarik perhatian Kejari Kota Batu untuk turun tangan. […]

Ekobis

AMEG –  Bank Indonesia Perwakilan Malang gencar menggalang kolaborasi dan koordinasi hexahelix bersama Pemerintah Daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, […]

Ekobis

AMEG – Geliat perekonomian Kota Malang mulai bergairah. Seiring melandainya kurva pandemi. Begitu pula dengan Teras UMKM Mall Dinoyo City. […]

headline

AMEG – Setelah hampir satu bulan tak kedatangan vaksin, Jumat (9/4/2021), Kota Batu kembali mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah vaksin multidose […]

headline

AMEG – Pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran tentang larangan mudik lebaran. Selama 6 – 17 Mei 2021. Kebijakan ini diambil, […]

Kesehatan

AMEG – Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap sistem imunitas tubuh. Meskipun harus menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Juru Bicara […]

Pendidikan

AMEG – Hanya sepuluh hari waktu latihan sebelum festival. Termasuk menentukan jenis tarinya. Bukan hal yang mudah. Apalagi di tengah […]

Malang Raya

AMEG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) direncanakan Pemerintah RI bulan Juli 2021, mulai disiapkan di daerah. Termasuk Kota Malang. Simulasi […]

%d bloggers like this: