Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

TPA Tlekung Juga Cemari Sungai

TPA Tlekung. (Dok. Arema TV)

Batu – Limbah cairan sampah (lindi) dari TPA Tlekung, mencemari Sungai Sabrangan di Desa Junrejo, Kota Batu. Bahkan sumber mata air yang dimanfaatkan warga dan areal persawahan juga terancam. Diketahui sekitar Desember 2020. 

Awalnya ada warga yang curiga dengan perubahan warna air sungai menjadi coklat. Dilaporkan ke pengurus RT, RW dan Hippam. Lalu ditelusuri hingga ke TPA Tlekung. Ketua RW 1, Dusun Junwatu, Supriyadi membenarkan keluhan tersebut. Pihaknya sudah bersurat ke Pemdes Junrejo.

Baca Juga ----------------------------

“Tujuannya, agar permasalahan segera selesai. Kami lampirkan bukti foto, video dan bukti lain pencemaran sungai akibat air lindi,” jelasnya. 

Ini dibenarkan Kades Junrejo, Andi Faizal Hasan. Suratnya dari komunitas lingkungan desa, pengurus hippam dan ketua RW. 

“Pemdes langsung koordinasi. Tapi karena kebijakan desa tidak bisa mengarah ke sana, saya memutuskan untuk menyampaikan surat ke pihak yang lebih berwenang,” katanya. 

Surat diterbitkan 5 Februari 2021 tertuju pada lima instansi. Seperti Kecamatan Junrejo, DLH Kota Batu ditembuskan ke DLH Provinsi Jatim, DPRD Kota Batu dan Walikota Batu. Isi suratnya, masyarakat Junrejo minta agar ada penanganan serius dari dinas yang mengelola TPA.

Pengawas Hippam Sumber Kembang, Dusun Junwatu, Bayu Sakti menjelaskan. Prediksi awal karena longsoran tanah. Tapi pihaknya curiga, karena air sungai mengeluarkan busa dan bau menyengat.

“Berdasarkan pengamatan, kami baru bisa memastikan asal pencemaran sungai. Ternyata dari rembesan limbah cair TPA Tlekung. Masuk ke sungai karena pengelolaan TPA yang buruk,” jelasnya. 

Merasa khawatir, tanggal 1 Februari 2021 pihaknya mengambil sampel air dan dikirim ke Laboratorium Perum Jasa Tirta (PJT) I untuk diuji coba. Hasilnya baru keluar tanggal 16 Februari, tapi mereka sangat yakin, air tersebut mengandung zat berbahaya.

“Jika dibiarkan pasti mengancam ekosistem sungai. Terlebih pada manusia jika sampai dikonsumsi sangat berbahaya. Bau dan berbusa,” katanya. 

Koordinator Tandur Banyu Junrejo, Afan Andi berharap, pemerintah selaku pengelola TPA agar melakukan penanganan serius. Ia khawatir berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Pada aliran Sungai Sabrangan itu terdapat Sumber Kembang yang air bersihnya dimanfaatkan 300 KK di RW 3 dan RW 1, Dusun Junwatu. Belum lagi ada dua anak sungai Sabrangan, yaitu Sungai Braholo dan Kali Kembang yang mengaliri persawahan juga ikut tercemar,” tandasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...