Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Taman Hutan Bondas Tak Sesuai Konsep

OPTIMALISASI: Taman Hutan Bondas masih harus digarap lebih optimal agar sesuai dengan konsep taman olahraga. (Foto: Dokumen/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Tak relevan. Penilaian terhadap taman di sepanjang Jl Sultan Agung dan Taman Hutan Kota Bondas. Disampaikan Komisi C DPRD Kota Batu. Sebagai pihak yang menaungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Ketua Komisi C, Khamim Thohari menyatakan berdasarkan hasil pengamatan. Konsep penggarapan taman dinilai tak sesuai. Berbeda jauh dengan taman-taman di Surabaya maupun Jl Idjen Kota Malang. 

Baca Juga ----------------------------

“Sebagai salah satu kota wisata. Sangat membutuhkan perbaikan. Lebih eloknya dilakukan oleh warga Kota Batu, yang memiliki keahlian bidang pertamanan,” ujarnya kepada DI’s Way Malang Post, Rabu (20/1). 

Pengalamannya saat kunjungan kerja ke Surabaya dan Balikpapan. Taman-taman di sana banyak dikerjakan warga Kota Batu. Seharusnya taman di Kota Batu bisa lebih baik lagi. Memberdayakan warga sendiri yang ahli pertamanan. 

“Penggarapan taman ini, harus ada sinergi antar dinas. Seperti Disparta, Dinas Perumahan, dan Dinas PUPR. Sehingga taman yang sudah tergarap, tidak lagi dibongkar. Karena proyek lain,” tandasnya. 

Sujono Djonet, Anggota Komisi C menyampaikan hal serupa. Penggarapannya tak sesuai konsep. Apalagi Taman Hutan Bondas, sebagai taman untuk olahraga. Seharusnya memiliki konsep kesehatan. 

“Taman Hutan Kota Bondas digunakan sebagai tempat berolahraga. Alangkah eloknya, jauh konsepnya tak jauh dari kesehatan. Salah satunya tanaman toga,” jelasnya. 

Ia menyebut pengayaan tanaman di hutan Kota. Harapannya mampu menjadi alternatif warga atau wisatawan. Sebagai destinasi, juga edukasi tanaman toga. 

“Harapannya, menjadi daya tarik kedua setelah alun-alun. Ketika menjadi daya tarik, itu akan menguntungkan secara ekonomi juga. Nantinya bisa dibuatkan fasilitas bagi PKL,” lanjut Djonet. 

Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan menanggapi baik hal itu. Pihaknya mengakomodir masukan anggota dewan. Bahkan siap menindaklanjuti secepatnya. 

“Akan kami realisasikan tahun ini. Baik taman sepanjang jalan dan taman Bondas. Jika kebutuhan anggarannya kurang, akan kami ajukan lagi ke legislatif (melalui PAK.red). Untuk pengadaan tanaman baru, kami akan minta saran ke pihak DPRD,” jelasnya. 

Untuk diketahui, jumlah taman di Kota Batu saat ini mencapai 55 taman. Termasuk Alun-alun Kota Batu. Total luasnya mencapai 267 ribu meter persegi. “Untuk  anggaran perawatan taman itu ratusan juta. Tidak sampai miliaran,” tutupnya. (ano/jan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang-Post – Komunikasi Sosial (Komsos) keluarga besar TNI jajaran Korem 083/Bdj berlangsung pada Kamis (24/6/2021). Bertempat di Aula Skodam V/Brawijaya Malang, Jl. Tugu, Kec....

Pendidikan

Malang-Post – Tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Malang tidak mempengaruhi rencana proses pembelajaran tatap muka (PTM). Sekolah yang semula sudah mulai menjalankan PTM,...

Pendidikan

Malang-Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, menggelar wisuda daring, Kamis (24/6/2021). Wisuda tatap muka belum dilakukan karena pertimbangan masih...

Malang Raya

Malang-Post – Aparat gabungan terus berupaya mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya dengan menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Dalam rangka PPKM Mikro...

Malang Raya

Malang-Post – Kamis (24/6/2021) pagi, aparat gabungan kembali menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Dalam rangka PPKM Mikro di wilayah Kedungkandang.  Bertempat di...

Opini

Setahun lebih telah berlalu, namun pandemi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda akan usai. Justru, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan jumlah kematian makin...

Dahlan Iskan

Sang ayah kena Covid. Anaknya tiga. Satu anak di Atambua. Satu lagi di Amerika. Yang di Surabaya harus mencari obat yang sulit didapat: actemra....