Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

KPK kembali ‘Kuliti’ Among Tani

kantor DPMPTSP dan Naker Kota Batu

Kota Batu – Masih ada yang kurang. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali kuliti Balai Kota Among Tani Kota Batu. Kali ini giliran kantor DPMPTSP dan Naker Kota Batu. Yang menjadi bulan-bulanan para petugas KPK untuk dilakukan penggeledahan.

Penggeledahan kali ini dimulai satu jam lebih awal daripada yang kemarin. Jika kemarin, Rabu (6/1/2021) dimulai pukul 10.00 Wib. Pada penggeledahan hari ini, Kamis (7/1/2021) dimulai sejak pukul 09.00 Wib.

Baca Juga ----------------------------

Pada penggeledahan kali ini, menurut pantauan Malang-post.com terdapat ribuan tumpukan berkas yang diperiksa oleh petugas KPK. Lanjutan penggeledahan kali ini masih berhubungan dengan penggeledahan kemarin. Yakni mengenai kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) Gratifikasi di Pemkot Batu mulai tahun 2011-2017.

Sementara itu, untuk update dari hasil penggeledahan kemarin, Juru Bicara KPK, Ali Fikri menjelaskan jika tim penyidik telah menemukan dan mengamankan sejumlah dokumen. Dokumen itu terkait kegiatan proyek-proyek pekerjaan dan juga dokumen perijinan-perijinan tempat wisata. Yang ada pada dinas pariwisata kota Batu kurun waktu tahun 2011-2017.

“Untuk selanjutnya tim akan menganalisa dan segera melakukan penyitaan. Penyitaan itu ditujukan terhadap dokumen yang telah dimaksud sebagai barang bukti dalam perkara ini,” ujarnya.

Selain itu ia juga mengatakan, jika pada hari Selasa, (5/1/2021), bertempat di Kantor Reserse & Kriminal Kepolisian Resor Kota Batu. Pihaknya juga telah memeriksa dua saksi yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Kedua saksi itu, yang pertama atas nama Moh Zaini (swasta) yang merupakan pemilik PT Gunadharma Anugerah. “Dia didalami pengetahuannya terkait dugaan pemberian sejumlah uang kepada pihak yang terkait perkara ini agar bisa mendapatkan proyek pekerjaan di Pemkot Batu,” jelasnya.

Selain Moh Zaini, kata Ali Fikri, mantan asisten rumah tangga Wali Kota Batu, Kristiawan juga turut didatangkan untuk diperiksa. “Ia didalami pengetahuannya terkait dugaan sebagai perantara penerimaan. Atas perintah dari pihak terkait dalam perkara ini. Untuk menerima sejumlah uang dari para Kontraktor dan SKPD di Pemkot Batu,” ungkapnya. (Ano-Ins)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Serbuan vaksin Kodim 0833 Kota Malang terus berlanjut. Kali ini lokasi vaksinasi bertempat di Yayasan Sekolah Al Irsyad Jalan Arif Margono...

Malang Raya

Malang Post – Pada hari Sabtu tanggal 25 September 2021 pukul 08.00 wib bertempat di Klinik Shita Farma jln Joyo agung no 3 RT...

Malang Raya

Malang Post – Tim gabungan penanganan covid-19 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang kembali menggalakkan operasi yustisi. Sabtu, 25 September 2021, hari ini, tim gabungan...

Malang Raya

Malang Post – Ketua Bhayangkari Malang Kota, Ny Enic Budi Hermanto, resmi membuka proses pembangunan Gedung Bhayangkari. Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bhayangkari...

Malang Raya

Malang Post – Polresta Malang Kota gelar acara tasyakuran HUT Polisi Lalu lintas ke-66, Jumat (24/9/2021) dan dihadiri seluruh perwira jajaran Satlantas Polresta Malang...

headline

Malang Post – GMNI Malang melakukan unjuk rasa menyikapi Walikota Malang Sutiaji yang diduga melanggar peraturan PPKM, Minggu 19 September 2021. Viral di medsos...

Malang Raya

Malang Post – Jumat, 24 September 2021, Babinsa di Kota Malang menyebar di sejumlah lokasi pelaksanaan vaksinasi.Pertama, vaksinasi dosis 2 ditempat ibadah yang ada...

Malang Raya

Malang Post – Dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-76 Tahun 2021, Korem 083/Bdj beserta Kodim 0833/Kota Malang secara serentak melaksanakan Bakti sosial berupa...