Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Denda Rp 50 Juta, Hingga Bongkar Bangunan

TINDAK TEGAS: Kasatpol PP Kota Batu, M Nur Adhim bersama jajaranya menyegel vila tak ber-IMB. (Foto: Ananto/HARIAN DI’s Way Malang Post)

Batu – Jika tak ada halangan. Sekitar 50 pengusaha yang tak kantongi IMB di Kota Batu, menjalani sidang tipiring minggu depan. Sebelumnya, para pelaku usaha itu sudah dipanggil penyidik Satpol PP Kota Batu. Dimintai klarifikasi. 

Setelah dipastikan tak memiliki IMB, mengisi surat pernyataan segera mengurusnya. Bagi yang mengabaikan  peringatan tiga kali berturut-turut, akan ditindak tegas

Baca Juga ----------------------------

Kasatpol PP Kota Batu, M Nur Adhim mengungkapkan: Aktivitas usaha itu, didominasi bidang properti. Contohnya rumah makan, villa dan beragam jenis lainnya. Saat ini, mereka diwajibkan menghentikan aktifitasnya sementara waktu. 

“Tujuannya, memberikan efek jera. Bagi pelaku usaha yang bandel. Kami akan berikan sanksi berupa denda,” ujarnya. 

Nilai dendanya,  tak tanggung-tanggung besarannya. Bisa mencapai Rp 50 juta untuk para pengusaha yang bangunan usahanya tak ber-IMB.

“Denda maksimal yang akan kami berikan sebesar Rp 50 juta. Serta sanksi terberatnya, bangunan harus dibongkar. Sesuai perda yang berlaku,” tegas Adhim. 

Selain itu, Satpol PP Kota Batu telah melakukan penyegelan pada beberapa bangunan yang masih tahap pengerjaan. Pihaknya minta agar pemilik melengkapi perizinannya lebih dulu.

Setelah lengkap, boleh meneruskan proses pembangunan. Penyegelan yang dilakukan seperti di Perumahan Cordoba di Desa Beji dan Villa Tlogorejo di Desa Bumiaji. 

“Ada dua kategori pelanggaran. Pertama, bangunan lama yang sudah berizin. Tapi melakukan penambahan pembangunan. Padahal, seharusnya memperbarui IMB terlebih dulu. Kedua, bangunan baru yang memang tak memiliki izin dari awal,” ungkapnya.

Hal ini dilakukan, untuk menertibkan bangunan. Selain itu itu, pihaknya berharap. Ketegasan Satpol PP ini, bisa memberikan sumbangsih. Meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi IMB dan pajak usaha.

Dirinya menyarankan: Agar para investor ataupun pengusaha bisa mengetahui secara detail status zona tanah sebelum dibeli atau akan dibangun. Pasalnya, banyak beberapa dari mereka tidak paham. Sehingga menjadi masalah di kemudian hari.

“Penerbitan IMB itu ‘kan ada syarat-syaratnya. Misal status tanah dalam peta harus kuning. Jangan sampai warna hijau. Karena bukan peruntukannya. Itu bisa jadi kendala penerbitan IMB,” pungkas dia. (ant/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...

Malang Raya

Malang Post – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) Malang bersama mitra bisnisnya, KSP Sahabat Mitra Sejati, kembali menggelontorkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan Guru Taman Kanak -Kanak (IGTKI) Kecamatan Donomulyo melalui Dinas Pendidikan bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar workshop....

Pendidikan

Malang Post – Ratusan murid SMP KHA Thohir Pulungdowo Tumpang Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolah. Ini untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dan menjadi...

Pendidikan

Malang Post — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menjadi tuan rumah pertemuan forum Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) se Indonesia. Sekaligus...

Malang Raya

Malang Post – Masih maraknya peredaran rokok ilegal di pasaran khusunya kota Malang, memantik Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai...