Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Ini Alat Panen Siwalan

HITUNGAN RUMUS: Ilham Dani, menunjukkan konsep dan hitungan rumus mekanis Siwalan Tool Harvester

Malang – Tahu buah siwalan atau lontar? Pohonnya seperti kelapa. Tinggi. Jika panen, harus dipanjat. Kalau hujan pasti licin. Solusinya, alat panen. Sehingga petani tak perlu manjat pohon jika panen buah siwalan.

Ilham Dani, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (FT-UMM) berinovasi. Ia menciptakan alat untuk mempermudah pekerjaan panen siwalan. “Ide ini muncul, saat saya melihat petani siwalan kesusahan memanen. Apalagi musim hujan seperti ini. Pohon siwalan menjadi basah dan licin. Sukar dipanjat,” ujarnya.

Baca Juga ----------------------------

Mahasiswa asal Sumatera Utara ini pun, membuat Siwalan Tool Harvester. Berfungsi sebagai pemanen buah siwalan tanpa memanjat pohonnya. Lebih efisien dan ramah lingkungan. Karena tidak menggunakan tenaga mesin.

“Petani tidak perlu khawatir dengan biaya tambahan bahan bakar. Karena alat ini tidak menggunakan mesin. Pekerjaan jadi lebih aman tanpa menambah pengeluaran,” tandasnya.

Cara kerjanya sederhana. Alat pemanen ini mengubah energi potensial sebuah pegas. Menjadi energi mekanik. Energi yang dihasilkan ini, yang memanen buah dengan mudah. Dilengkapi pisau dan jaring. Hingga petani tak perlu repot dan khawatir buah akan jatuh.

“Tidak memerlukan mesin. Memanfaatkan pegas yang diubah menjadi energi mekanik. Alat ini juga dilengkapi dengan pisau dan jaring,” ungkapnya. Energi pegas di bagian pisau memotong buah siwalan. Sementara frame pada jaring, menampung buah yang terpotong.

Inovasi ini, masuk lima besar karya terbaik ajang Kompetisi Mahasiswa Muhammadiyah Nasional. Mampu memanen buah siwalan yang sudah dipotong dengan aman. Karena dilengkapi kunci pengikat yang disematkan. Ini demi keselamatan petani dan efisiensi proses panen.

Ada beberapa hal yang masih dikembangkan dan diperbaiki. Salah satunya adalah pemilihan bahan material. Beberapa bagian harvester masih susah ditemukan. Ukuran diameter pohon juga mempengaruhi fungsi Siwalan Tool Harvester.

“Alat ini sebenarnya sudah pernah dibuat beberapa waktu lalu. Tapi masih dalam jumlah yang terbatas. Karena ada part yang susah untuk didapatkan di pasaran,” jelasnya.

Terakhir, Ilham Dani berharap, alat ini bisa menjadi terobosan baru bagi dunia pertanian. Terlebih lagi bagi para petani siwalan yang kesulitan dalam memanen buah karena pohonnya yang menjulang tinggi.

“Bersama alat ini, saya juga berharap tingkat kecelakaan petani saat memanjat dan memanen siwalan bisa menurun. Di samping itu juga mampu meningkatkan hasil dan keuntungan mereka seiring dengan kemudahan yang didapat dari Siwalan Tool Harvester,” pungkas mahasiswa angkatan 2016 tersebut. (roz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Wisata

Malang Post – Butuh refreshing di tengah pandemi? Cari tempat menginap sekaligus piknik atau camping? Bisa mencoba di HARRIS Hotel & Conventions Malang. Hotel dengan...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) senantiasa memberikan kontribusi dan perhatiannya bagi masyarakat luas. Kampus Putih juga terus memberikan manfaat bagi siapapun yang membutuhkan....

Malang Raya

Malang Post – Polresta Malang Kota kembali melakukan serbuan vaksinasi dosis pertama di Lapas Kelas I Malang, Selasa (28/9/2021). Dalam kegiatan ini, Polresta Malang Kota...

Kriminal

Malang Post – Upaya Satuan Reskrim Polresta Malang Kota berhasil mengungkap pembunuh di Jalan Emprit, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pelakunya, tidak lain, suami siri korban...

Malang Raya

Malang Post – Forum lalu lintas Kota Batu mulai merumuskan penerapan pembatasan kendaraan dengan sistim ganjil genap. Rumusan tersebut sesuai dengan Inmendagri Nomor 43 tentang...

Malang Raya

Malang Post – Kota Batu jadi kota ke-9 di Jatim yang mencapai herd immunity vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, delapan daerah di Jatim telah mencapai herd immunity...

News

Malang Post — Bau busuk menyengat terjepit bebatuan karang pantai Jonggring Saloka, masuk Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Selasa (28/9/2021) pagi, warga pencari rumput...

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih Juara II Kompetisi Debat Hukum Online Nasional Dies Natalis 26th of Sharia Economic...