Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Vaksin dan 3M Cegah Covid

VAKSIN: dr. Erika bersama Prof. DR. dr. Soedjatmiko, dalam dialog produktif bertema Indonesia Siapkan Vaksin di Jakarta, Rabu kemarin.( Foto: KPCPEN)

Malang – Covid-19 adalah penyakit dengan tingkat penularan yang sangat tinggi. Covid-19 yang disertai oleh penyakit penyerta (komorbid), bisa berakibat fatal bagi kesehatan pasien. Itulah alasan kenapa dokter dan para ahli menganjurkan untuk terus disiplin menjalankan protokol 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak). Meski vaksin Covid-19 tiba nantinya.

dr. Erika, Sp,JP. FIHA, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, selaku tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan pasien Covid-19 menceritakan, ‘’Jujur, rasa takut terpapar Covid-19 masih ada sampai sekarang. Namun pengalaman merawat pasien, sampai melihat mereka sembuh mengalahkan rasa takut saya,’’ ujarnya pada acara Dialog Produktif bertema: ‘Indonesia Siapkan Vaksin’ yang diselenggarakan oleh KPCPEN, Rabu (02/12).

Sebagai dokter spesialis jantung, dr. Erika menemukan cukup banyak pasien Covid-19, dengan komorbid jantung dirawat dan kondisi kesehatannya rentan sekali memburuk.

‘’Pasien Covid-19 dengan komorbid jantung dan hipertensi cukup tinggi. Pasien Covid-19 dengan komorbid jantung, secara otomatis menciptakan problem tersistematis (systemic problem) yang perawatannya jauh lebih sulit daripada yang tanpa komorbid,’’ terangnya.

Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K)., Msi, Anggota Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), juga turut menjelaskan bahwa penyakit ini tidak memandang bulu.

‘’Yang meninggal 60,4 persen di rentang umur 19-59 tahun. Ini umur yang rentan karena mereka aktif di luar rumah dengan berjualan, bermain dan segala aktivitas lainnya. Pemerintah telah berupaya maksimal dengan melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) dan mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap 3M.’’

‘’Tapi hingga November sekitar 160 dokter meninggal dan sekitar 130 perawat atau paramedis juga meninggal. Mereka berjuang untuk mengobati yang terlanjur sakit tadi. Ayo kita cegah Covid-19 dengan 3M dan 3T. Tapi harus ditambah dengan vaksinasi yang memiliki cakupan 70 persen. Diharapkan penularan akan terhambat, pandemi melambat, dan ekonomi akan meningkat,’’ ungkapnya.

Melihat kondisi pandemi akhir-akhir ini yang cukup sulit, untuk dikendalikan oleh sejumlah negara di dunia, inisiatif melakukan intervensi kesehatan, melalui vaksin pun dilakukan.

‘’Sejak Mei, Cina sudah mulai menyiapkan vaksin, WHO juga memulai langkah sama di bulan Juni, sementara di Amerika dan Eropa juga memulai persiapan kandidat vaksin di bulan Juni-Juli,’’ terang Prof. Soedjatmiko.

Vaksinasi merupakan langkah yang aman dan umum dilakukan di dunia, termasuk di Indonesia. Indonesia telah melakukan vaksinasi kepada jutaan jiwa, sejak 1974 dan terbukti aman. Percepatan penemuan vaksin dengan tetap memperhatikan asas keamanan dan efektivitas sangat diperlukan saat ini.

‘’Tujuannya adalah untuk menurunkan kematian dan kesakitan masyarakat. Tetapi harus diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) juga ada yang Namanya Data Safety Monitoring Board (DSMB) dan ada Komite Etik juga di Unpad. Perkara vaksin mana yang dipakai itu nanti biar pemerintah yang menentukan, tapi salah satu vaksin yang mungkin akan dipakai di Indonesia adalah vaksin Sinovac yang sudah diuji klinik fase III di Bandung,’’ terang Prof. Soedjatmiko.

Bagi mereka yang masih ragu, dr. Erika menghimbau, ‘’Pandemi ini belum berakhir. Kita harus tetap menjaga protokol kesehatan sampai pemerintah mengumumkan pandemi ini berakhir. Apabila masih ada yang ragu terhadap vaksin, saya harapkan bisa berubah pikiran demi mengeluarkan Indonesia dari pandemi ini,’’ tandasnya. (*rdt)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Pemerintah pusat mengentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin Astrazeneca batch (kumpulan produksi CTMAV547). Selama penghentian, Badan Pengawas Obat […]

Kesehatan

AMEG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, turut berkontribusi dalam upaya penyekatan terkait kebijakan larangan mudik oleh Pemerintah Pusat. Yakni […]

Kesehatan

AMEG-Pelaksanaan vaksinasi tahap II kepada lansia dan petugas pelayanan publik di Kota Malang akan berlanjut. Pasalnya, stok baru vaksin covid-19 […]

Malang Raya

AMEG – Jelang lebaran, operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, dalam rangka PPKM Mikro terus digencarkan.  Jumat ( 7/5/2021) pagi, […]

Malang Raya

AMEG – Pemkot Batu gelar rapat koordinasi pengendalian transportasi Idul Fitri, dipimpin Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, secara virtual, diikuti […]

headline

AMEG – Tren kasus Covid-19 di Kota Malang, cenderung meningkat jelang lebaran 2021. Data Dinas Kesehatan Kota Malang, sejak 30 […]

Malang Raya

AMEG – Forkopimda Kota Malang mengikuti rapat koordinasi dengan agenda evaluasi PPKM Mikro VI dan persiapan menyambut Hari Raya Idul […]

News

AMEG – Satuan Tugas Penanganan Covid-19, menerbitkan addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021. Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun […]

headline

AMEG – Masyarakat Kota Malang, saat ini tengah menanti datangnya jatah vaksin lanjutan. Untuk warga lansia dan pelayan publik. Hingga […]

Nasional

UNIVERSITAS Airlangga (Unair) menyatakan bahwa dukungan Prof Chairul Anwar Nidom terhadap penelitian Vaksin Nusantara (Vaknus) adalah pendapat pribadinya. Nidom, guru […]

%d bloggers like this: