VALIDASI: Pelaksanaan validasi data mahasiswa di FE UIN Maliki Malang, Senin (11/8/2026). (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Pastikan keakuratan data dan kelancaran alur check-in ribuan mahasiswa baru, FE bersama Bagian Akademik UIN Maliki Malang menggelar validasi berkas terpadu di Kampus 1 pada 10–14 Agustus 2026.
Fakultas Ekonomi (FE) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan validasi data mahasiswa yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin (10/8/2026) hingga Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memastikan keakuratan serta kelengkapan data mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas layanan akademik.
Sebanyak 784 mahasiswa dijadwalkan mengikuti proses validasi data selama pelaksanaan kegiatan. Dengan jumlah tersebut, rata-rata terdapat sekitar 150 mahasiswa yang melakukan verifikasi data setiap harinya.
Proses validasi dilaksanakan secara bertahap untuk memastikan seluruh berkas dapat diverifikasi dengan teliti. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi FE UIN Maliki Malang untuk melakukan penataan administrasi akademik agar data yang dimiliki tetap akurat, mutakhir, dan akuntabel.
Validasi data mahasiswa memiliki peran vital dalam mendukung berbagai kebutuhan operasional pendidikan, mulai dari administrasi akademik hingga pengelolaan bantuan serta layanan mahasiswa di lingkungan Fakultas Ekonomi.
Fakultas berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses validasi sesuai jadwal yang telah ditentukan demi memastikan pemutakhiran data berjalan tertib dan optimal. Melalui kegiatan ini, FE UIN Maliki Malang berkomitmen meningkatkan tata kelola administrasi dan pelayanan akademik yang efektif serta berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Sementara itu, proses validasi mahasiswa baru (maba) tingkat universitas di UIN Maliki Malang telah memasuki hari kedua, Selasa (11/8/2026). Para maba beserta orang tua/wali tampak memadati area Gedung Perkuliahan A dan B Kampus 1 yang menjadi pusat pelaksanaan validasi.
Kepala Bagian Akademik UIN Maliki Malang Imam Ahmad, M.Ag. menyatakan bahwa proses validasi berjalan lancar tanpa kendala teknis. Baik pihak kampus maupun maba telah memahami alur informasi yang dibutuhkan selama proses verifikasi per fakultas dan Ma’had al-Jami’ah.
Ia menjelaskan, pihak kampus membagi kuota validasi harian untuk mencegah terjadinya penumpukan massa.
“Setiap hari disediakan kuota rata-rata 1.500 mahasiswa. Jadi per hari ini, ditargetkan mendekati 3.000 mahasiswa yang telah menyelesaikan proses check-in,” terang Imam. Ia menambahkan, alur antrean pada sesi pagi cenderung lebih luang dibandingkan sesi siang setelah salat Zuhur.
Salah seorang maba Program Studi Hukum Tata Negara asal Medan, Talitha Siregar, menuturkan bahwa proses validasi berjalan dengan tertib. Pemisahan ruangan per fakultas membuat antrean tidak mengular panjang. Maba juga telah diinstruksikan untuk menyiapkan 10 berkas persyaratan, seperti ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) SMA, surat pernyataan, serta bukti pembayaran.
“Prosesnya lancar. Tadi hanya sempat bingung soal ketentuan pakaian, tetapi selebihnya tidak ada masalah,” tutur Talitha.
Proses validasi maba UIN Maliki Malang dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (14/8/2026) pada jam kerja. Setelah melakukan validasi, maba langsung diarahkan menuju asrama mahasiswa (ma’had) sesuai dengan pembagian lokasi. Bagi maba yang ditempatkan di Kampus 3, pihak UIN Maliki Malang telah menyediakan layanan bus shuttle khusus dari Kampus 1. (*/Eka Nurcahyo)




