Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

Sekolah Buka Permintaan Pemda

Nadiem Makarim, di Istana Kepresidenan, Jakarta, 21 Oktober 2019. (Foto: Reuters)

Jakarta – Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB), tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. SKB ini ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, yang diumumkan pada Jumat 20 November 2020 di Jakarta. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menjelaskan, keputusan untuk membuka sekolah tatap muka, harus mendapatkan keputusan bersama dari pemerintah daerah, kepala sekolah dan Komite Sekolah.

‘’Komite Sekolah adalah perwakilan orang tua dalam sekolah. Jadinya kuncinya, ada di orang tua. Dimana kalau komite sekolah tidak membolehkan sekolah buka, sekolah itu tidak diperkenankan untuk buka,’’ ujarnya menjawab pertanyaan media, dalam agenda keterangan pers perkembangan pemulihan ekonomi nasional di Kantor Presiden, Rabu (25/11) kemarin, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Meski demikian, kata dia, pemerintah daerah memiliki hak, untuk membuka sekolah mana yang diizinkan dimulai pembelajaran tatap muka. Alasan untuk dibukanya kembali sekolah tatap muka, menurut Nadiem, karena permintaan dari pemerintah daerah itu sendiri. 

Pemerintah daerah, yang terdiri dari kecamatan hingga desa, bisa menilai sendiri mana daerah yang aman. Juga bagi sebagian masyarakat, sangat sulit untuk melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Lalu dari sisi orang tuanya, tidak perlu khawatir ketika sekolah tatap muka dibuka kembali. 

Jika orang tua merasa tidak nyaman, sekolah tidak bisa memaksa anaknya masuk ke sekolah. Siswa tersebut bisa melanjutkan belajar melalui PJJ. ‘’Jadi, hybrid model ini akan terus berada. PJJ bukan berarti berakhir,’’ lanjut Nadiem. 

Yang harus diketahui juga oleh masyarakat, ketika sekolah kembali dibuka, tidak seperti kondisi sebelum pandemi. Karena kapasitas maksimal dalam satu kelas hanya 50 persen dari total kapasitas. Pihak sekolah, juga harus melakukan penjadwalan kegiatan belajar mengajar. 

‘’Sekolah harus melakukan dua shift minimal. Agar bisa mematuhi aturan itu. Masker wajib dikenakan, tidak ada aktivitas selain sekolah, tidak ada kantin lagi, tidak ada ekskul (ekstrakurikuler) lagi, tidak ada olahraga lagi. Tidak ada aktivitas yang diluar lagi, siswa masuk kelas dan setelahnya langsung pulang,’’ kata Nadiem. 

Sebelumnya memang sudah ada sejumlah daerah yang berada dalam zona hijau (tidak terdampak dan tidak ada kasus baru) dan zona kuning (risiko rendah). Itupun menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Untuk zona hijau saja, kata Nadiem, baru sekitar 75 persen sekolah melakukan tatap muka dan zona kuning hanya sekitar 20 sampai 25 persen melakukan tatap muka. 

Nadiem juga mengakui, memang membutuhkan waktu untuk membuka sekolah tatap muka. Karena harus memenuhi daftar periksa. Yaitu, ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih dan layak, sarana cuci tangan pakai sabun pakai air mengalir atau hand sanitizer dan disinfektan.

Juga harus mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker, memilki alat pengukur suhu badan atau thermogun

‘’Jadi daftar periksa itu sangat komprehensif. Dan Pemda akan menggunakan diskresinya, karena Pemda tahu mana daerah yang sebenarnya rawan dan mana yang lebih aman. Dan ketika ada yang terkena Covid-19, maka harus langsung ditutup sekolahnya,’’ tegas Nadiem Makarim. (rdt) 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kesehatan

Malang – Sebagian masyarakat umum masih merasa takut dan khawatir tertular apabila bergaul dengan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK). Hal serupa sebaliknya juga...

Kesehatan

Malang – Daging ayam merupakan salah satu jenis daging yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Dibangdingkan sapi atau kambing, daging ayam lebih mudah diperoleh....

headline

Malang – Vaksin Covid-19 untuk Malang Raya yang ditunggu-tunggu akhirnya datang, Senin (25/1). Kedatangan vaksin menggunakan mobil boks Biofarma dengan dikawal ketat Polisi PJR,...

Dahlan Iskan

Oleh: Dahlan Iskan Akhirnya: negatif. Tepat di hari ke 14. Covid saya ini seperti jadwal kereta api saja: tidak bisa dimajukan. Minggu pagi-pagi kemarin...

headline

Malang – Panpel atau Local Organizing Committe (LOC) dan manajemen Arema FC, memasukkan delapan tim sebagai lawan. Dengan kategori bigmatch. Itu berlaku sejak dimulainya...

Di's way

PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Malang Raya dilanjut; jilid II, sampai 8 Februari nanti. Pada jilid I yang digelar 11 sampai 25 Januari...

Kesehatan

Malang – Insomnia telah menjadi masalah umum. Banyak dialami orang. Begitu juga yang dialami oleh Maulana Rafsanjani Miftah. Seringkali ia kesulitan tidur. Padahal ia...

Nasional

Malang – Tim gabungan Fakultas Kedokteran UB dan RSSA hari pertama tiba Sulawesi Barat, langsung berkoordinasi dengan RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Melakukan orientasi terhadap...

News

Jakarta – Terhentinya Liga 1 2020, membuat pemain-pemain Indonesia, mulai dilirik klub-klub dari negara lain. Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia telah dihentikan,...

Kesehatan

Batu – Pemerintah Pusat, melalui Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos memberikan santunan kematian. Untuk keluarga korban Covid-19 senilai Rp 15 juta. Sebagai bentuk...

Nasional

Jakarta – KPK menilai pihak-pihak yang menyelewengkan dana pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) sangat merugikan negara dan masyarakat. Sebab, CSRT penting untuk mencegah...