Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Mocopat Warnai Pemutaran Film Kembang Panawijen

(Ryan Aldrian/ameg.id)

Malang – Perfilman di Kota Malang kembali mengeluarkan karya terbaiknya dalam konteks kebudayaan. Berjudul Putri Nareswari Kembang Panawijen

Film itu bercerita kisah seorang Mpu Purwa yang dulunya tinggal di Desa Panawijen dan memiliki seorang putri bernama Ken Dedes. Putri Nareswari julukan dari Ken Dedes. Dibagian kewanitaannya memiliki keistimewaan yaitu mengeluarkan cahaya. “Dari situlah dimaknai bahwaKen Dedes adalah seorang Nareswari yang kelak rahimnya akan melahirkan para raja penguasa Tanah Jawa”, jelas Suhardi selaku sutradara film Kembang Panawijen ini.

Baca Juga ----------------------------

Sugeng Rianto, Direktur Utama PT Visual Artis Sinema ( VAS ) entertaint selaku rumah produksi yang menggarap film ini menambahkan, banyak nilai yang bisa diangkat dalam film ini, terutama bagi generasi muda. Antara lain, kesopanan.

Dalam cuplikan film ini, KenDedes memberi wejangan kepada anak-anak dengan santunnya. Karena Indonesia dalam pandangan negara luar dikenal dengan budaya timur yang santun dan berbudi luhur. Selain itu, sejarah lainnya ialah Malang merupakan cikal bakal NKRI. Karena Raja Singhasari, Prabu Kertanegara, yang bercita-cita menyatukan kerajaan-kerajaan di Nusantara, dibawah panji-panji Singhasari.

Ki Wahyu, sesepuh budayawan menyarankan Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota malang, Dr Dian Kuntari,pada tahun 2021 bisanya mengajukan dan mendukung aset kekayaan film ini untuk mengangkat sejarah Kota Malang. Ki Wahyu menambahkan, bahwa insan perfilman sudah ada, tinggal sinerginya saja dengan pemerintah.

Sebelum pemutaran film di movie room museum Mpu Purwa, PT VAS ( Visual Artis Sinema ) entertaint selaku rumah produksi yang menggarap film Putri Nareswari, mempersembahkan tembang mocopat dari Sanggar Prasasti. Terdiri dari 7 anak-anak dan 1 orang dewasa. Selain itu juga dipersembahkan Tari Langen Kaputren.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Zubaidah,mengapresiasi film ini. Karena banyak nilai yang mengedukasi. Zubaidah berharap nantinya anak-anak ikut diajak dalam berbudaya.(ryn/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post — Masih ingat peristiwa sebuah mobil box yang menabrak dua kendaraan bermotor di Jl Simpang Majapahit, Kecamatan Klojen, Kota Malang, 7 Oktober 2021...

News

Malang Post – Seputaran Kali Amprong Dusun Besuki, Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jumat (15/10/2021) sore hingga malam ini geger. Seorang warga menghilang...

Malang Raya

Malang Post – Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itjen TNI mengunjungi Kota Malang, Jumat (15/10). Tim dengan ketua Kolonel Inf Heriyadi tersebut datang untuk...

Malang Raya

Malang Post — Program bantuan tunai untuk pedagang kecil dari pemerintah yang disalurkan oleh Polres Malang, begitu terasa manfaatnya bagi Kamsiadi. Seorang penjual tape dari...

Malang Raya

Malang Post – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112  tahun 2021 resmi ditutup. TMMD dengan tema “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri ” sebelumnya digelar...

Malang Raya

Malang Post – Demi percepatan pelaksanaan vaksinasi, dan percepatan tumbuhnya herd imunity di Kota Malang, vaksinasi Masal kembali digelar. Kali ini bertempat di Aula...

Malang Raya

Malang Post – Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, Kanwil Kemenkumham Jatim.  Wamenkumham tiba...

News

Malang Post – Sehari saja, 3 orang meninggal di tiga lokasi kecelakaan. Rabu (13/10/2021) pagi, jelang petang dan malam, musibah kecelakaan menimpa 3 pengendara sepeda...