Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Vaksin Sejalan Ajaran Islam.

Wakil Presiden RI Ma'aruf Amin. (Foto: Satgas Penanganan Covid-19)

Jakarta – Pemerintah tengah melakukan uji klinis vaksin Covid-19, yang akan disuntikkan pada jutaan masyarakat. Vaksin itu diadakan melalui kerjasama dengan negara-negara lain, ataupun yang dikembangkan sendiri, yakni vaksin Merah Putih. 

Wakil Presiden Ma’aruf Amin memastikan, vaksin yang akan disuntikkan pada jutaan masyarakat Indonesia, sudah melalui beberapa tahap uji klinis. Keberadaan vaksin bahkan sejalan dengan ajaran syariat Islam dan hadis-hadis nabi Muhammad SAW.


Ia menyampaikan hal itu, saat dialog bersama Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, dr Reisa Brotoasmoro, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, beberapa waktu lalu.

Hal ini juga, katanya, menjadi salah satu tujuan yang disyariatkan ajaran Islam. Yang disebut maqashid asy-syariah yang memuat lima hal. Menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga harta, menjaga keturunan dan menjaga akal.

‘’Dari lima ini, dalam kondisi yang normal, menjaga agama itu nomor satu. Nomor dua menjaga jiwa atau hifdzun nafs. Tapi dalam keadaan yang tidak normal, seperti masalah pandemi, menjaga keselamatan jiwa menurut syariat itu nomor satu. Karena menjaga jiwa tidak ada alternatifnya. Tidak bisa digantikan yang lainnya. Maka harus diutamakan,’’ jelas Ma’aruf. 

Soal pengadaan vaksin oleh pemerintah, Ma’aruf mengatakan itu sebagai bentuk upaya ikhtiar, untuk mencegah terjadinya suatu penyakit. Program imunisasi, menurutnya, adalah bagian dari upaya pengobatan.

‘’Berobat itu ada dua macam. Ada yang kuratif dan preventif. Kalau kuratif sudah terjadi diobati. Lalu preventif itu sebelum terjadi,’’ lanjut Ma’aruf. 

Imunisasi, katanya, termasuk dalam upaya preventif atau pencegahan. Ada dalil umum dalam agama Islam, yang meminta umat Islam mempersiapkan lima hal sebelum datang lima hal.

Ia menjabarkan, pertama, umat Islam harus bersiap pada masa mudanya sebelum melasa tua. Kedua, persiapkan masa sehat sebelum sakit. Ketiga, persiapkan masa kaya sebelum miskin. Keempat, persiapkan masa luang sebelum sibuk. Dan kelima, persiapkan masa hidup sebelum mati. 

‘’Nah ini kan preventif. Ada perintah agama supaya kita menjaga kesehatan. Jadi masa sehat harus kita persiapkan mencegah terjadinya sakit. Jadi itu dalil imunisasi,’’ Ma’aruf mempertegas. 

Saat ini untuk pengadaan vaksin, Pemerintah sudah menerbitkan Keputusan Presiden No. 18 Tahun 2020, tentang Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin. Tim ini diharapkan melakukan penyiapan, pendayagunaan, peningkatan kapasitas serta kemampuan nasional dalam mengembangkan vaksin.

Sebagai pelaksananya, dipimpin Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman bekerjasama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Riset dan Teknologi. Tugasnya mengembangkan vaksin Merah Putih. 

Ma’aruf Amin meminta masyarakat memberi dukungan kepada pemerintah. Dukungannya untuk semua tahapan persiapan, hingga pelaksaanaan vaksinasinya. Masyarakat juga diharapkan tidak terpengaruh berita-berita bohong yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

‘’Masyarakat bisa mengikuti informasi-informasi melalui keterangan resmi yang disampaikan pemerintah. Jangan percaya informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,’’ imbaunya. (STPC19 – rdt)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Pemerintah pusat mengentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin Astrazeneca batch (kumpulan produksi CTMAV547). Selama penghentian, Badan Pengawas Obat […]

Kesehatan

AMEG-Pelaksanaan vaksinasi tahap II kepada lansia dan petugas pelayanan publik di Kota Malang akan berlanjut. Pasalnya, stok baru vaksin covid-19 […]

Malang Raya

AMEG – Kementerian Agama RI menerbitkan Surat Edaran (SE) No 7/2021 yang mengatur Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1 Syawal […]

Malang Raya

AMEG – Pandemi Covid-19 sudah mewarnai dua Lebaran. Silaturahmi yang sudah menjadi kultur, bahkan ajaran agama, terpaksa harus disesuaikan dengan […]

headline

AMEG – Masyarakat Kota Malang, saat ini tengah menanti datangnya jatah vaksin lanjutan. Untuk warga lansia dan pelayan publik. Hingga […]

Nasional

UNIVERSITAS Airlangga (Unair) menyatakan bahwa dukungan Prof Chairul Anwar Nidom terhadap penelitian Vaksin Nusantara (Vaknus) adalah pendapat pribadinya. Nidom, guru […]

Kesehatan

AMEG – Dinas Kesehatan Kota Malang memastikan vaksinasi Covid-19 tetap berjalan selama Ramadan.Saat ini fokus pada lansia serta tahap kedua […]

headline

AMEG – Hari ini, Senin (12/4/2021) Kota Batu start lakukan vaksinasi jemput bola. Metode vaksinasi jemput bola ini diperuntukan bagi […]

headline

AMEG – Setelah hampir satu bulan tak kedatangan vaksin, Jumat (9/4/2021), Kota Batu kembali mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah vaksin multidose […]

headline

AMEG – Beredar sebuah pesan berantai, mengabarkan kegiatan vaksinasi mandiri di kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur, […]

%d bloggers like this: