MALANG POST – Grand Mercure Malang Mirama, resmi mengantongi sertifikasi Green Key, standar internasional yang diberikan kepada hotel dan pelaku industri pariwisata, yang menerapkan praktik operasional berkelanjutan. Pengakuan tersebut menjadi penanda komitmen hotel dalam menjalankan pengelolaan yang ramah lingkungan.
Isu keberlanjutan kini bukan lagi sekadar pelengkap dalam industri perhotelan.
Grand Mercure Malang Mirama menjadi salah satu hotel yang berhasil memperoleh sertifikasi Green Key, pengakuan internasional bagi pelaku industri pariwisata yang memenuhi standar pengelolaan lingkungan dan operasional berkelanjutan.
Sertifikasi tersebut diberikan setelah hotel memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari manajemen lingkungan, efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan limbah, hingga pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama dan Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil komitmen seluruh tim dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di setiap aspek operasional hotel.

“Meraih sertifikasi Green Key bukan sekadar sebuah penghargaan bagi kami, melainkan wujud nyata dari dedikasi seluruh tim untuk melestarikan lingkungan. Kami percaya bahwa kemewahan pelayanan perhotelan harus berjalan selaras dengan tanggung jawab kita terhadap bumi dan komunitas lokal,” ujarnya.
Untuk memenuhi standar Green Key, Grand Mercure Malang Mirama menerapkan sejumlah kebijakan, di antaranya peningkatan efisiensi penggunaan energi dan air, pengurangan sampah plastik, pengelolaan limbah, penerapan eco-purchasing, serta edukasi kepada tamu dan karyawan mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
Green Key sendiri dikenal sebagai salah satu standar internasional di bidang tanggung jawab lingkungan dalam industri pariwisata. Sertifikasi tersebut menjadi acuan bagi hotel yang menerapkan praktik operasional berkelanjutan secara konsisten.
Dengan pencapaian itu, Grand Mercure Malang Mirama berharap dapat memenuhi kebutuhan wisatawan yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dalam memilih akomodasi.
Selain itu, sertifikasi tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak pelaku industri pariwisata untuk menerapkan praktik ramah lingkungan sebagai bagian dari pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. (Ra Indrata)




