RSUB menyerahkan seragam kepada peserta Sekolah Lansia Smart Bugar Angkatan II. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB), resmi membuka Sekolah Lansia Smart Bugar Angkatan II Tahun Ajaran 2026–2027, di Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Kamis (9/7/2026). Diikuti oleh 27 peserta lanjut usia, program nonformal berbasis pengabdian masyarakat ini, menghadirkan kolaborasi tenaga medis profesional dan pemerintah setempat, guna memfasilitasi kelas edukasi kesehatan berkala, serta senam jantung rutin demi mewujudkan lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan produktif.
Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembukaan Sekolah Lansia Smart Bugar Angkatan II Tahun Ajaran 2026–2027 di Kelurahan Tulusrejo, Kota Malang, Kamis (9/7/2026).
Program ini diikuti oleh 27 peserta lansia yang terdiri atas 19 perempuan dan 8 laki-laki. Pembukaan tahun ajaran baru ditandai dengan prosesi pengalungan kartu siswa oleh Lurah Tulusrejo sebagai simbol dimulainya kegiatan belajar.
Kepala Sekolah Lansia Smart Bugar, Sugeng, mengatakan bahwa penyelenggaraan angkatan kedua dilakukan karena tingginya minat masyarakat setelah angkatan pertama berhasil dilaksanakan dengan jumlah peserta mencapai 23 orang. “Semangat untuk belajar tidak dibatasi oleh usia. Lansia yang terus menambah pengetahuan akan memiliki wawasan lebih luas dan lebih siap menghadapi berbagai perubahan, termasuk perubahan kondisi fisik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan Sekolah Lansia diselenggarakan secara rutin pada pekan kedua dan keempat setiap bulan. Setiap hari Selasa para peserta mengikuti senam jantung di RS Universitas Brawijaya, sedangkan pembelajaran di kelas berlangsung setiap hari Kamis, baik di Kelurahan Tulusrejo maupun di RSUB. Berbagai materi yang diberikan menitikberatkan pada edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, serta pentingnya menjaga kondisi tubuh agar lansia tetap sehat, aktif, dan mandiri.
Koordinator Humas dan Pemasaran RS Universitas Brawijaya, Rani Fitri Kusumawardhani, menjelaskan bahwa keterlibatan RSUB dalam program tersebut merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Pada tahun kedua ini kami ingin memberikan dukungan yang lebih optimal, salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan senam lansia di RSUB. Kami juga mengajak bapak dan ibu untuk mengenal berbagai layanan kesehatan yang tersedia di rumah sakit ini,” tuturnya.
Menurut Rani, kehadiran tenaga medis dan dosen sebagai narasumber diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai kesehatan, sehingga para lansia semakin sadar akan pentingnya menjaga kondisi fisik sejak dini.
Peresmian pembukaan tahun ajaran dilakukan oleh Lurah Tulusrejo, Fifin Alfiani, melalui prosesi pengalungan kartu siswa kepada perwakilan peserta. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi antusiasme para lansia yang tetap memiliki semangat belajar tinggi.
“Keberadaan Sekolah Lansia menjadi sarana pendidikan nonformal yang memberikan pengetahuan tentang kesehatan, sehingga para lansia dapat menjalani kehidupan yang sehat, bahagia, dan tetap produktif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Heri Wiyono. Ia menilai Universitas Brawijaya secara konsisten berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan lansia di Kota Malang.
“Universitas Brawijaya memiliki kepedulian yang besar terhadap kesejahteraan lansia. Kami berharap seluruh peserta mengikuti program ini dengan kesadaran dan kemauan sendiri agar manfaat yang diperoleh dapat dirasakan secara optimal,” katanya.
Melalui kolaborasi antara RS Universitas Brawijaya, Kelurahan Tulusrejo, dan Pemerintah Kota Malang, Sekolah Lansia Smart Bugar diharapkan terus menjadi wadah pembelajaran yang mendukung lansia menjalani masa tua secara sehat, aktif, mandiri, dan produktif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sepanjang hayat. (*/M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




