Screenshot
MALANG POST – Pemerintah Kabupaten Malang, semakin serius menancapkan taringnya dalam kancah transformasi digital global. Dengan menggandeng investor teknologi dari mancanegara.
Bupati Malang, HM Sanusi, secara resmi menerima kunjungan delegasi Green Blue Consortium dari Republik Korea di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (11/5/2026) siang.
Pertemuan strategis ini, menandai dimulainya inisiasi kerja sama pengembangan teknologi masa depan melalui proyek demonstrasi sistem monitoring dan pengendalian terintegrasi berbasis KNPU.
Langkah kolaboratif ini diproyeksikan untuk mengakselerasi visi Kabupaten Malang, menjadi daerah berbasis Smart City melalui implementasi Artificial Intelligence (AI) dan sistem Digital Twin, yang akan memperkuat tata kelola pemerintahan, layanan publik, hingga sistem keamanan terpadu di wilayah Malang Raya.
Dalam penyambutan tersebut, Bupati Sanusi didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait.
Turut hadir pula Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Malang, yang menjadi jembatan sinergi antara sektor pemerintah dan pengusaha muda dalam menyambut ekosistem digital baru ini.
Adopsi Teknologi AI dan Digital Twin Korea
Bupati Malang, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Green Blue Consortium, karena telah memilih Kabupaten Malang sebagai lokasi strategis proyek percontohan internasional ini.
Menurutnya, Republik Korea merupakan kiblat teknologi dunia yang sangat tepat, untuk dijadikan mitra dalam membangun infrastruktur cerdas.

SEPAKAT: Bupati Malang, HM Sanusi, menyerahkan cindera mata kepada perwakilan delegasi Green Blue Consortium dari Korea. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
“Kerja sama ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral institusi dan mempercepat adopsi teknologi cerdas di Kabupaten Malang.”
Kami akan memperkenalkan inovasi mutakhir, mulai dari kecerdasan buatan (AI), sistem Digital Twin, hingga teknologi Intelligent Traffic Management,” tegas Bupati Sanusi di hadapan delegasi Korea Selatan.
Teknologi Digital Twin sendiri, merupakan representasi digital dari aset fisik yang memungkinkan pemerintah melakukan simulasi dan pemantauan kondisi wilayah secara real-time.
Dengan teknologi ini, potensi kemacetan lalu lintas, titik rawan bencana, hingga efektivitas pelayanan di kantor desa dapat dipantau dari satu pusat kendali yang terintegrasi.
Dukungan Kebijakan Berbasis Data
Implementasi teknologi KNPU (Korea National Public University/Platform) ini, diyakini akan membawa perubahan signifikan pada efisiensi operasional birokrasi.
Bupati Sanusi menekankan, di era modern, kebijakan yang diambil pemerintah tidak boleh lagi berdasarkan asumsi, melainkan harus berbasis data yang akurat.
“Inovasi ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.”
“Informasi yang akurat dan real-time akan mendukung kebijakan berbasis data, sehingga penanganan masalah di lapangan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.
Proyek ambisius ini juga melibatkan sinergi lintas kementerian, yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Kementerian Lingkungan Hidup (LH).
Kerja sama ini diharapkan mampu menyelaraskan Kabupaten Malang dengan peta jalan besar pengembangan Smart City Indonesia menuju tahun 2045.
Instruksi Dukungan Penuh Perangkat Daerah
Menutup rangkaian pertemuan, Bupati Sanusi menginstruksikan kepada seluruh kepala dinas dan perangkat daerah terkait, untuk memberikan dukungan tanpa syarat terhadap keberhasilan program ini.
Mulai dari tahap pemaparan teknis hingga kunjungan lapangan (survei lokasi), koordinasi harus berjalan efektif tanpa hambatan birokrasi.
“Saya minta seluruh perangkat daerah mendukung penuh. Pastikan koordinasi berjalan lancar agar proyek demonstrasi ini sukses.”
“Kami ingin kerja sama ini menjadi landasan bagi kemitraan yang kuat, produktif, dan berkelanjutan antara Indonesia dan Korea Selatan,” pungkas Abah Sanusi, sapaan akrabnya. (PKP/Ra Indrata)




