MENARIK: Museum Satwa Jatim Park 2 selain menyajika berbagai jenis hewan yang edukatif, dengan lighting yang menarik lokasi ini juga cocok dijadikan spot foto. (Foto: JTP for Malang Post)
MALANG POST – Berlibur ke Jatim Park 2 rasanya kurang lengkap jika tidak mampir ke Museum Satwa. Destinasi edukatif ini menjadi salah satu area favorit wisatawan untuk mengeksplorasi ribuan koleksi satwa dari berbagai belahan dunia yang ditampilkan dengan konsep museum modern bertaraf internasional.
Setelah mengeksplorasi berbagai satwa hidup di Batu Secret Zoo, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke Museum Satwa. Di tempat ini, wisatawan dapat mengenal lebih jauh berbagai jenis satwa yang telah diawetkan dengan teknik khusus dan ditampilkan dalam berbagai galeri tematik.
Museum Satwa dikenal memiliki kualitas bertaraf internasional. Bahkan, museum ini kerap disandingkan dengan American Museum of Natural History yang terkenal memiliki koleksi satwa sangat lengkap.
Kini, pengalaman serupa juga dapat dirasakan pengunjung di Indonesia melalui Museum Satwa yang menghadirkan ribuan koleksi dari berbagai negara denhan konsep display modern yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat nilai edukasi.
General Manager Jawa Timur Park 2, Agus Mulyanto menjelaskan, Jatim Park 2 merupakan lembaga konservasi dan edukasi yang berada di bawah naungan BKSDA. Karena itu, tempat ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga sarana pembelajaran bagi masyarakat.
“Di sini pengunjung tidak hanya mengenal satwa domestik Indonesia, tetapi juga berbagai satwa dari seluruh dunia dengan informasi edukatif yang lengkap. Ini menjadikannya pilihan tepat untuk wisata edukasi, terutama saat libur sekolah,” ujar Agus, Rabu (29/4/2026).

SATU-SATUNYA: Beruang kutub satu-satunya di Indonesia dapat pengunjung temukan di area Zona Hewan Musim Dingin Museum Satwa Jatim Park 2. (Foto: JTP for Malang Post)
Salah satu koleksi yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah beruang kutub di Zona Hewan Musim Dingin. Spesimen ini disebut sebagai satu-satunya koleksi beruang kutub yang dapat ditemukan di Indonesia.
“Beruang kutub satu-satunya di Indonesia dapat pengunjung temukan di area Zona Hewan Musim Dingin. Meskipun tidak hidup, beruang kutub ini tetap dapat disaksikan melalui exhibit yang menakjubkan dan memberikan gambaran nyata mengenai habitat aslinya,” paparnya.
Di Museum Satwa, pengunjung dapat menemukan ribuan koleksi satwa yang dilengkapi penjelasan informatif di setiap galerinya. Petugas yang berjaga di area museum juga siap membantu memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai koleksi yang ada.
Memasuki area awal museum, pengunjung akan disambut Sangkar Raksasa yang menghadirkan berbagai koleksi satwa unggas. Setelah itu, terdapat Dome Gajah Afrika yang menjadi salah satu spot foto favorit wisatawan.
Tidak ketinggalan, insectarium yang menampilkan ribuan koleksi serangga dengan penataan menarik. Selain itu terdapat pula berbagai zona lainnya seperti Hallway, Wanantara Show, Zona Galeri Fosil, Zona Ikan dan Hewan Laut, Ruang Khazanah Pengetahuan Fauna, Zona Hewan Musim Dingin, Zona Hewan Afrika, hingga area terakhir yakni Zona Action.
Selain menikmati koleksi satwa, pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan edukatif Wanantara Show yang digelar setiap hari pukul 13.30 WIB, kecuali hari Jumat (Informasi terbaru dapat dicek melalui Instagram @jatimparkdua). “Tidak hanya edukasi satwa, di Museum Satwa pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan menarik Wanantara Show,” imbuh Agus.

TERKESIMA: Salah satu wisatawan nampak terkesima saat melihat koleksi hewan yang ada di Museum Satwa Jatim Park 2. (Foto: JTP for Malang Post)
Wanantara Show merupakan pertunjukan edukatif yang menggambarkan proses pertumbuhan flora atau tanaman dengan konsep yang menarik dan mudah dipahami. Kehadiran pertunjukan ini membuat Museum Satwa tidak hanya menjadi tempat belajar tentang fauna, tetapi juga sarana edukasi mengenai flora.
Selain itu, Museum Satwa juga menyediakan paket edukasi yang banyak diminati rombongan sekolah. Dalam program ini, siswa dapat mengikuti aktivitas bedah satwa tikus yang dipandu oleh edukator profesional di area Ruang Khazanah Pengetahuan Fauna.
Program tersebut bertujuan mengenalkan anatomi tubuh satwa melalui media tikus. Kegiatan ini dapat diikuti minimal 20 siswa dalam satu sesi dengan biaya tambahan Rp10 ribu per anak.
Museum Satwa menjadi salah satu museum favorit wisatawan saat berkunjung ke Kota Batu. Selain menawarkan nilai edukasi yang tinggi, museum ini juga memiliki pencahayaan (lighting) yang menarik sehingga banyak dimanfaatkan pengunjung sebagai spot berfoto.
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan wisata edukasi berkualitas, manajemen Jatim Park 2 terus mengembangkan Museum Satwa sebagai destinasi pembelajaran bertaraf internasional.
“Kami terus memperkuat positioning Jatim Park 2 sebagai destinasi eduwisata unggulan bertaraf internasional di Indonesia. Melalui Museum Satwa, kami menghadirkan pengalaman belajar yang imersif dengan standar display dan kurasi koleksi yang mengacu pada museum kelas dunia. Ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Batu sebagai tujuan utama wisata edukasi nasional,” ujar Agus.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai tiket, pilihan destinasi, serta berbagai promo selama periode libur sekolah, pengunjung dapat mengakses situs resmi jtp.id serta mengikuti akun Instagram @jatimparkdua, @museumsatwa_ dan @jawatimurpark. (Ananto Wibowo)




