FPIK UB menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Malang, Kamis (23/04/2026), di Kantor Bupati Malang. Pertemuan ini menjadi langkah awal penyampaian rencana KKN Tematik (KKN-T) sekaligus memperkuat sinergi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Malang pada Kamis (23/4/2026), di Kantor Bupati Malang.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyampaikan rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) sekaligus memperkuat sinergi program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Audiensi dipimpin langsung oleh Dekan FPIK UB, Prof. Dr.Sc. Asep Awaludin Prihanto, didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Riski Agung Lestariadi, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Fuad, S.Pi., M.T., serta jajaran Badan Pengkajian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM), yakni Dr. Citra Satrya, Dr. Ir. Yahya, M.P., dan Dr. I Made Dedi Mahariawan, S.Pi., M.P.
Dalam pemaparannya, Dekan FPIK UB memperkenalkan program: “Bakti Akademisi untuk Negeri – BAHARI 2026” yang menjadi payung kegiatan KKN-T tahun ini.
Ia menjelaskan bahwa program akan diawali dengan pelepasan dan pemberangkatan mahasiswa pada 12–13 Juli 2026 menuju desa-desa sasaran di Kabupaten Malang.
Selanjutnya, implementasi program berlangsung pada 13 Juli hingga 16 Agustus 2026, diikuti evaluasi akhir serta penarikan mahasiswa pada 15–16 Agustus 2026.
Sebanyak 850 mahasiswa akan diterjunkan dalam program ini, yang terbagi dalam 40 kelompok reguler dengan penempatan sekitar 22 mahasiswa per desa.

Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib dan Dekan FPIK UB, Prof. Dr.Sc. Asep Awaludin Prihanto. (Foto: Istimewa)
Program BAHARI 2026 mengusung sejumlah kegiatan utama, antara lain branding produk desa, pemberdayaan perempuan (Wanita Berdaya), penguatan potensi akuatik dan bahari, serta digitalisasi administrasi pedesaan.
Selain itu, audiensi juga bertujuan untuk mengoordinasikan lokasi dan tema kegiatan agar selaras dengan kebutuhan serta potensi daerah, sekaligus membangun dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malang terhadap pelaksanaan KKN-T.
Kegiatan ini disambut oleh Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib bersama sejumlah perwakilan perangkat daerah, di antaranya Dinas Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menekankan pentingnya penerapan teknologi untuk meningkatkan daya tahan produk olahan hasil laut, khususnya yang dikelola oleh kelompok perempuan. Ia juga menyoroti peran strategis UMKM sebagai salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang.
Sementara itu, perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Malang menyampaikan pentingnya penguatan kerja sama dengan Universitas Brawijaya, khususnya dalam pengembangan program garam sistem panel.
Selain itu, diusulkan sejumlah tema prioritas, seperti budidaya perairan umum, pengolahan hasil perikanan, serta pembinaan Kampung Nelayan Modern di Pujiharjo guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kesamaan visi antara FPIK UB dan Pemerintah Kabupaten Malang dalam pelaksanaan KKN-T BAHARI 2026.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat desa serta pengembangan potensi perikanan dan kelautan di wilayah Kabupaten Malang. (M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




