Abdulloh Satar, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Seluruh bakal calon Ketua DPC se Jawa Timur mengikuti serentak tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK), pada 10-11 April 2026. Beberapa tahapan UKK dihadapi untuk mengujur kapasitas kepemimpinan.
Pelaksanaan UKK calon ketua DPC PKB ini difasilitasi penguji eksternal dan praktisi profesional, dari Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM).
Selama kegiatan UKK bagi calon Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota se Jatim ini, peserta mengikuti rangkaian tes tulis, dan kegiatan lainnya. Mereka adalah para calon ketua yang sudah ditetapkan sebelumnya, dari hasil muscab PKB di 38 kabupaten/kota.
“Kapasitas calon ketua DPC diuji dalam UKK itu. Pimpinan partai PKB di semua tingkatan harus mampu memadukan kerja sama personal struktur pengurus di bawahnya,” terang Abdulloh Satar, yang juga salah satu calon ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Sabtu (11/4/2026) malam.
Kapasitas kepemimpinan ini, menurutnya agar kerja sama antarpengurus bisa terbangun dan terjalin dengan baik.
Dengan asesmen UKK yang melibatkan akademisi ini, kata Satar, hasilnya tentunya sangat penting untuk menentukan secara obyektif, siapa kader yang tepat dan mampu menjadi ketua DPC PKB nantinya.
Setiap calon Ketua DPC PKB tersebut, masih harus menghadapi rangkaian kegiatan UKK kembali, yang langsung diselenggarakan DPP PKB mendatang.
“Menurut Saya, PKB adalah partai besar, yang tentu punya kader banyak yang harus benar-benar siap memimpin sebagai ketua DPC,” demikian Satar, yang kini Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang.
Terpisah, sebelumnya Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H. Kholiq mengungkapkan, Uji Kelayakan dan Kepatutan calon ketua DPC ini serius juga diikutinya. Menurutnya, UKK menjadi bagian dari proses penjaringan untuk menentukan kepemimpinan partai.
Abah Kholiq menyampaikan, dirinya siap maju dan ingin melanjutkan kerja-kerja organisasi yang selama lima tahun terakhir telah dibangun bersama seluruh kader.
“Dalam organisasi parpol, konsistensi dan kesinambungan program menjadi kunci penting dalam memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah. Saya siap melanjutkan (memimpin) di DPC PKB,” tandasnya.
Tes tulis dalam UKK tersebut diselenggarakan maraton, mencakup materi ujian psikologi, leadership (kepemimpinan), kecepatan dan ketepatan bertindak, serta memecahkan kasus dan penyelesainya.
Selain itu, peserta calon ketua DPC PKB juga harus mengikuti tahapan diskusi bersama dalam kelompok, dan diakhiri wawancara oleh penguji kepada tiap calon. (*/Ra Indrata)




