IMBANG: Gol tandukan kepala yang dibuat Mendoca inilah, menjadikan Arema FC gagal meraih kemenangan di Pamekasan. Madura United vs Arema, berakhir dengan skor 2-2. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Rekor belum kalah di empat laga terakhir, memang menjadi catatan tersendiri bagi Arema FC. Tetapi kegagalan mempertahankan kemenangan yang sudah di depan mata, membuat skuadra Singo Edan gagal clean sheet.
Di pekan ke-22 Super League musim 2025/2026, Arema memang hanya bisa bermain imbang 2-2 (1-0) saat dijamu Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Masalah bola mati dan konsentrasi di 15 menit akhir laga, masih menjadi kendala yang belum sepenuhnya bisa dipecahkan anak asuh Marcos Santos ini.
Bagaimana tidak, sudah unggul hingga menit ke-88, namun gawang Adi Satryo justru berhasil dibobol lewat tandukan kepala Jorge Ambrosio Mendoca. Setelah sukses memanfaatkan umpan dari tendangan penjuru.
Sebelumnya, berkali-kali barisan pertahanan Arema masih cukup taktis dalam menghalau setiap tendangan penjuru. Tercatat ada 11 tendangan penjuru di dapatkan Laskar Sappeh Kerab.
Sepanjang belasan kali tersebut, memang hanya satu gol yang bisa dieksekusi oleh pemain Madura United. Sayangnya justru itu terjadi di menit-menit akhir pertandingan.
Di laga yang dipimpin wasit Naufal Adya Fairuski, Arema FC sempat tertinggal di menit 45+1. Kecolongan dari umpan terobosan, Jose Brandao Goncalves Junior, bisa melewati pemain belakang Arema. Meski sempat ditempel ketat Walisson Maia dan Adi Satryo yang maju menyambut bola, tapi sontekan Brandao bisa melintas di sela-sela tangan kiper Arema. Menuju ke gawang yang sudah kosong.
Tapi hanya butuh waktu satu menit di awal babak kedua, mantan striker Madura United, Dalberto Luan Belo, sukses membalas ketertinggalan Arema.
Gol ke-11 yang dicetak striker asal Brasil itu, sekaligus mengakhiri paceklik gol yang menghantui top skor Arema. Striker bernomor punggung 94 itu terakhir mencetak gol di pekan ke-11 atau pada 3 November 2025 lalu. Yakni saat Arema mengalahkan Semen Padang, 2-1.
Bahkan striker 34 tahun itu juga memberikan satu asis, untuk gol yang dicetak kompatriotnya, Joel Vinicius Silva dos Anjos.
Gol yang terjadi di menit ke-51 itu, dihasilkan karena keberhasilan Dalberto saat berebut bola di pinggir garis lapangan. Merangsek masuk ke kotak 16, Dalberto memberikan umpan datar ke tengah. Sontak Joel Vinicius tinggal mengarahkan bola ke gawang yang kosong.
Formasi apik yang dibuat duet striker itu, seharusnya bisa menghasilkan lebih dari dua gol. Paling tidak, Joel Vinicius mendapatkan dua kali peluang emas yang sama-sama tinggal diarahkan ke gawang. Sayang sontekannya gagal membuahkan hasil.
Pun dengan Dalberto, yang kemarin menjadi penampilannya ke-17 di musim ini. Beberapa kali peluang di depan gawang, belum bisa dimaksimalkan. Padahal posisinya saat ini adalah penyerang sayap.
Dengan hasil imbang 2-2 itu, membuat posisi Arema harus bergeser kembali ke peringkat ke-9 klasemen sementara. Mengumpulkan 31 poin dari 22 kali laga, masih kalah dari Bhayangkara FC, yang Jumat (20/2/2026) kemarin berhasil menang 4-3 lawan Persik. Bhayangkara di posisi ke-8 dengan 32 poin.
Sedang Madura United, kegagalannya mempertahankan tiga poin kandang, membuat tim asuhan Carlos Parreira ini untuk ketujuhkali berturut-turut gagal menang. Posisinya saat ini di peringkat ke-14, dengan koleksi 20 poin. (Ra Indrata)




