Ketua DPD Golkar Kota Malang, Joko Prihatin, bersama para pengurus saat gelar jumpa pers. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
MALANG POST – Disertai hujan rintik, Minggu (1/2/2026) sore, Joko Prihatin, Ketua DPD Golkar Kota Malang, menyampaikan bahwa proses musyawarah daerah (Musda) Golkar Kota Malang telah usai dan final.
Dia pun menyampaikan rangkaian musda itu. Yaitu mulai dari13 Desember 2025 pendaftaran calon ketua dan pada14 Desember 2025 musda terlaksana. “Pada 14 Januari 2026 kami mengirimkan surat susunan formatur pengurus DPD Golkar Kota Malang periode 2025-2030. Dan Alahamdulillah, 28 Januari 2026, surat kami direspons hingga DPD Jatim telah menerbitkan SK pengurus,” kata Joko Prihatin didampingi para pengurus baru.
“Dengan terbitnya SK pengurus ini berarti rangkaian-rangkaian musda sudah selesai. Dan Ketua Terpilih di musda hingga detik ini adalah Joko Prihatin,” paparnya.
Sore itu Joko Prihatin juga mengenalkan sejumlah pengurusnya. Di antaranya, sekretaris partai dijabat Teguh Dewanto, bendahara dijabat Hendi Suryo Leksono, wakil ketua bidang organisasi dijabat Suryadi, dan Joko Tritjahjanto menempati wakil ketua bidang hukum.
“Bersama pengurus lain, sore ini kami akan menggelar rapat pleno pertama di kantor DPD Golkar Kota Malang, sekaligus membacakan SK kepengurusan,” ujar Joko.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Joko Prihatin, tunjukkan SK kepengurusan periode 2025-2030. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
Joko juga mengungkapkan, pihaknya setelah berdiskusi dengan fraksi, kepengurusannya ingin bersama-sama membangun Partai Golkar hingga menjadi partai yang maju, modern, solotif, dan partai yang bisa berdiri dan bisa mensejahterakan Kota Malang.
“Dan kami semua bersama-sama, mulai hari ini dengan mengucap Bismillah, ingin menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi. Salah satunya adalah penyegelan kantor DPD Golkar Kota Malang,” ujarnya.
“Kami ingin membuka segel ini bersama-sama dengan pengurus dan fraksi. Dan kami ingin segera bekerja untuk partai Golkar, termasuk Rapat Pleno yang pertama,” jelas Joko.
Joko juga menyampaikan bahwa pihaknya berprinsip tidak memukul kader-kader yang berbeda pendapat, tetapi akan merangkul semuanya, guna memajukan dan membesarkan Partai Golkar.
Sementara Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang sekaligus Wakil Ketua Bidang Organisasi Partai Golkar Kota Malang, Suryadi, ketika diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat mengatakan, bahwa agenda ini merupakan momentum yang luar biasa. Golkar Kota Malang ingin meletakkan sebuah sejarah dalam melangkah di periode 2025-2030.
Tentunya hal ini akan dimulai dari konsolidasi internal. Menurut Suryadi, tadi di fraksi pihaknya telah berdiskusi, dan langkah pertamanya adalah melakukan konsolidasi internal di kepengurussn ini. Dan itu diikuti dengan tindak lanjut yang lain. Termasuk penyusunan program kerja kepengurusan 2025-2030.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Joko Prihatin, menyaksikan kader AMPG membuka segel di Kantor Golkar Kota Malang, Minggu (1/2/2026) sore. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
Karena itu, dinamika-dinamika yang terjadi di Golkar bagi Golkar itu biasa. Dan dinamika itu mengasyikkan. “Golkar itu kadang-kadang bisa membongkar, tetapi mengetahui merakitnya dan mengetahui mencari obatnya. Hari ini kita hadirkan obatnya, bahwa kita akan melangkah bersama-sama, bekerja nyata untuk rakyat,” tegas Suryadi.
Untuk konsolidasi-konsolidasi lainnya, menurut Suryadi tentu akan ditindak lanjuti, setelah pengurus melakukan rapat internal. Suryadi juga menegaskan, semua kader nantinya bisa berkarya di lembaga-lembaga dan organisasi sayap Golkar.
Pengamatan Malang Post, pengurus baru ‘kabinet’ Joko Prihatin terisi dari berbagai jalur, seperti jalur ABG di era Golkar lama. Yaitu, sekretarisnya dari jalur A (ABRI) yaitu pengurus FKPPI, jalur B (Birokrat) ada di wakil bidang organisasi dan jalur G (kader Golkar) adalah di posisi ketua.
Ditanya terkait pelantikan pengurus, Joko menyampaikan ada dua. Pertama, di Jatim sudah ada rencana pelantikan yaitu tanggal 15, 16 dan 17 Februari 2026. “Di Jatim sudah ada jadwal pelantikan bersama seluruh ketua Kota dan kabupaten di Jatim. Dan Insha Allah akan dihadiri Ketum DPP Golkar,” jelasnya.
Setelah pelantikan bersama di Jatim, lanjut Joko, mungkin bersamaan dengan buka bersama di bulan Ramadhan diadakan pelantikan pengurus di Kota Malang. (Eka Nurcahyo)




