MALANG POST – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan pemeriksaan lintas secara menyeluruh di jalur Malang–Wlingi sebagai langkah strategis untuk memastikan keandalan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026.
Tindakan ini menunjukkan komitmen KAI dalam menjamin keselamatan, keamanan serta kelancaran perjalanan kereta api bagi seluruh pelanggan.
Rangkaian pemeriksaan lintas dipimpin langsung oleh Executive Vice President (EVP) KAI Daop 8 Surabaya beserta jajaran manajemen, dan dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026).
Ruas yang diperiksa mencakup lintas dari Stasiun Malang hingga Stasiun Wlingi, meliputi Stasiun Malang, Malang Kotalama, Kepanjen, Sumberpucung dan Wlingi.
Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai prasarana dan fasilitas operasional, antara lain kondisi jalur rel, sistem persinyalan, wesel, emplasemen stasiun, fasilitas pelayanan penumpang, serta infrastruktur vital seperti jembatan dan terowongan.

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh prasarana berada dalam kondisi andal dan siap mendukung kelancaran perjalanan kereta api, khususnya pada lintas selatan Jawa Timur.
Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko, perhatian khusus diberikan pada infrastruktur di wilayah Sumberpucung, terutama jembatan dan terowongan.
Ini mengantisipasi potensi gangguan operasional yang dapat dipengaruhi cuaca ekstrem. Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan enam lokasi Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) berada dalam kondisi aman dan layak operasi.
Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johanes Hutabarat, menyampaikan bahwa pengecekan lintas merupakan bagian dari pengawasan berlapis yang dilakukan secara konsisten oleh perusahaan untuk menjaga standar keselamatan perjalanan kereta api.
“Melalui pemeriksaan lintas ini, KAI memastikan seluruh prasarana dan sarana perkeretaapian berada dalam kondisi optimal guna mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Daniel.
Dengan kesiapan infrastruktur yang terus dijaga serta pengawasan operasional yang dilakukan secara konsisten, KAI Daop 8 Surabaya optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman dan lancar, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan terpercaya. (M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




