APEL PAGI: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat pimpin apel pagi di Balai Kota Malang. (Foto: istimewa)
MALANG POST – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyerukan kepada semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang, untuk segera lapor. Jika ada oknum yang mengatasnamakan Wali Kota atau Wakil Wali Kota, untuk menawarkan promosi atau mutasi jabatan, dengan embel-embel membayar sejumlah uang.
Apalagi sampai menjanjikan bisa ditempatkan di jabatan tertentu. Atau mungkin di mutasi di OPD tertentu di lingkungan Pemkot Malang.
“Kepada semua Kepala OPD, pejabat eselon maupun staf, tolong segera lapor. Karena kami sudah dapat info dari berbagai sumber, ada oknum yang mencoba bermain.”
“Kami tekankan pada seluruh ASN, jangan percaya tawaran oknum-oknum tertentu. Apalagi sampai mengatasnamakan kami atau Mas Wakil Wali Kota,” ujar Wahyu Hidayat, saat memimpin apel pagi di Balai Kota Malang, Senin (26/01/2026)
Mantan Sekda Kabupaten Malang ini juga mengaku, sejauh ini masih menengarai adanya oknum yang nekat menyalahgunakan nama Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Mengingat, pelaksanaan mutasi jabatan di Kota Malang, hingga saat ini masih belum teragendakan.
“Bersama Mas Wawali, kami ini orang baru menjabat. Kami ingin mengukur dan mengetahui secara langsung melalui pola strategis, ketika ada kegiatan di OPD. Sekaligus memonitor dan assessment seorang tersebut,” tukas dia.

TERTIB: ASN saat mengikuti apel pagi di Balai Kota Malang, tengah menyimak seruan Wali Kota Malang, untuk tidak mempercayai oknum soal bisa mendapatkan jabatan tertentu. (Foto: istimewa)
Dalam kurun waktu satu tahun, tambahnya, menjadi waktu yang cukup untuk bisa asesment serta membaca situasi dan kondisi saat ini. Disisi lain, pihaknya bersama tim assessment, segera melakukan evaluasi sekaligus kupas lebih dalam lagi.
“Sekiranya ada agenda mutasi dalam waktu dekat, setidaknya kami sudah punya alasan yang kuat. Oleh karenanya, waktu yang lama ini kami jadikan sarana pengumpulan bukti-bukti. Baik bukti primer atau sekunder, yang kami dapatkan dari berbagai sumber di lapangan,” ujar Wahyu.
Terlebih-lebih dalam WhatsApp pribadinya, Doktor dari Universitas Merdeka Malang ini, mengaku sering mendapatkan informasi masyarakat. Utamanya menyangkut keluhan terkait layanan yang diberikan di kelurahan maupun OPD.
“Semua informasi atau laporan, baik formal ataupun non formal, selalu kami jadikan bahan diskusi bersama Mas Wawali dan tim assessment.”
“Jadi kalau kami akan agendakan mutasi dalam waktu dekat ini, seluruh keputusan tetap ada pada kami. Saat ini agenda itu sedang berproses,” tegasnya.
Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) ASN di lingkungan Pemkot Malang, Erik Setyo Santoso, belum memberikan respon terkait seruan Wali Kota Malang.
Sedangkan Plt Kepala BKPSDM, Hendro Martono, mengaku akan siap memfasilitasi sesuai petunjuk dan arahan dari Wali Kota Malang. (Iwan Irawan/Ra Indrata)




