MALANG POST – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur penghubung Kota Batu–Kediri, tepatnya di Jalan Raya Sumberagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu (25/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk box dan sepeda motor yang berujung pada satu korban luka berat.
Peristiwa itu melibatkan kendaraan truk box Mitsubishi bernomor polisi D 8018 WH yang dikemudikan M. Mustangin (33), warga Kediri, dengan sepeda motor bernomor polisi AG 3354 VAA yang dikendarai Tarisha Najwa Alendra (20), seorang mahasiswi asal Kabupaten Nganjuk.
Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrhami, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu IPDA Agus Atang Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu faktor kelalaian pengemudi truk.
Menurutnya, truk yang melaju dari arah timur ke barat, atau dari Kota Batu menuju Kediri, melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saat berada di ruas jalan lurus, pengemudi truk berupaya mendahului kendaraan di depannya dari sisi kanan dan melewati marka jalan.
“Pengemudi truk melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan serta melebihi marka jalan,” ungkap Atang.

OLAH TKP: Personel Satlantas Polres Batu saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian tabrakan antara truk box melawan sepeda motor. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai korban. Kondisi jarak pandang yang terbatas serta ruang gerak yang sempit membuat kedua kendaraan tak sempat menghindar.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng pun tidak terelakkan. Akibatnya kedua kendaraan mengalami kerusakan,” jelasnya.
Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami cedera serius di bagian kepala. Korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Hastabrata Kota Batu untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menyebabkan satu korban luka berat, peristiwa tersebut juga menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta.
Polisi menegaskan bahwa kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh faktor manusia, khususnya kurangnya kehati-hatian supir truk dalam berkendara dan pelanggaran marka jalan.
Atas kejadian tersebut, Satlantas Polres Batu mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jalur rawan kecelakaan seperti kawasan Ngantang yang memiliki kontur jalan lurus dan kerap digunakan kendaraan dengan kecepatan tinggi.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan mendahului jika kondisi tidak memungkinkan,” pungkas Atang. (Ananto Wibowo)




