TERBARU: Proses peresmian Gedung Riset dan Inovasi (RINOV) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) Rabu (28/10/2026). (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
MALANG POST – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya meresmikan Gedung Riset dan Inovasi (RINOV) di Malang, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-15 guna memperkuat pusat penelitian, pengembangan kecerdasan buatan, serta kolaborasi riset lintas disiplin sains.
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) meresmikan Gedung Riset dan Inovasi (RINOV), Rabu (28/10/2026).
Kehadiran gedung baru ini menjadi pijakan strategis untuk memperkuat ekosistem penelitian, rekayasa teknologi, dan hilirisasi inovasi di lingkungan kampus.

INOVATIF: Dekan FILKOM UB, Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM. Saat memberikan sambutan dalam peresmian Gedung Baru Mereka Rabu (28/10/2026). (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
Peresmian tersebut dihadiri oleh Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., beserta jajaran wakil rektor, civitas akademika FILKOM UB, serta mitra strategis.
Momentum peresmian Gedung RINOV bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-15 FILKOM UB yang mengusung tema “Feel Community: One FILKOM, One Community, One Future”.
Dekan FILKOM UB, Prof. Dr. Ir. Wayan Firdaus Mahmudy, S.Si., MT., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pimpinan universitas yang memfasilitasi percepatan infrastruktur riset fakultas.
Ia menjelaskan bahwa Gedung RINOV bakal difokuskan sebagai sarana terpadu penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

TOUR de CAMPUS: Dekan FILKOM UB menjelaskan denah dan fasilitas yang ada di gedung baru RINOV. (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
Seluruh laboratorium laboratorium basah maupun kering yang saat ini beroperasi di gedung utama akan dimigrasikan secara bertahap ke Gedung RINOV pada awal 2027. Dengan begitu, gedung utama FILKOM UB dapat dioptimalkan penuh untuk kegiatan proses belajar-mengajar.
Sementara itu, Rektor UB, Prof. Widodo, menilai pengoperasian Gedung RINOV sebagai lompatan adaptif dalam merespons pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
“Gedung riset ini menjadi hub transformasi digital di UB. FILKOM tidak boleh lagi berdiri sendiri (stand-alone), melainkan wajib berkolaborasi interdisipliner dengan bidang ilmu lain demi menyelesaikan problematika riil di masyarakat,” tegas Prof. Widodo, Rabu (28/10/2026).
Rektor juga mendorong para peneliti FILKOM UB untuk menggenjot kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional agar dapat meningkatkan skor pemeringkatan universitas di tingkat global. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




