MALANG POST – Wali Kota Batu Nurochman melepas 48 atlet kontingen Kota Batu untuk berlaga pada POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (27/10/2026), menekankan pentingnya kejujuran, disiplin, dan persaudaraan demi meraih prestasi terhormat.
Kontingen Kota Batu resmi diberangkatkan untuk bersaing dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. Sebanyak 48 atlet siap memperjuangkan nama daerah dengan sokongan penuh tim pelatih dan ofisial.
Prosesi pelepasan kontingen dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu, Selasa (27/10/2026). Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa komitmen sportivitas, kedisiplinan, dan daya juang pantang menyerah harus menjadi fondasi utama para atlet selama bertanding.

PELEPASAN: Wali Kota Batu Nurochman saat melepas langsung kontingen Kota Batu yang akan bertanding di Popda dan Peparpeda Jatim 2026. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Menurut Cak Nur—sapaan akrab Nurochman—partisipasi dalam ajang kompetisi olahraga pelajar tidak semata-mata diukur dari raihan medali atau orientasi kemenangan semata. Lebih jauh dari itu, arena kejuaraan merupakan kawah candradimuka untuk menempa karakter mulia, memupuk kerja sama tim, serta mengasah mentalitas juara.
“Bertandinglah dengan kesungguhan, tunjukkan performa terbaik, hormati keputusan wasit dan lawan, serta jagalah stamina dan kebersamaan. Prestasi yang membanggakan wajib diraih lewat cara-cara yang terhormat,” ujar Nurochman, Selasa (27/10/2026).
Ia juga menggarisbawahi bahwa atlet POPDA maupun PEPARPEDA memiliki kedudukan yang setara dalam memperoleh fasilitas dan dukungan pemerintah. Menurutnya, seluruh pelajar penyandang disabilitas maupun nondisabilitas mempunyai ruang yang sama untuk mengharumkan nama Kota Batu.

Dari kalkulasi komposisi tim, Kota Batu berlaga pada 17 cabang olahraga (cabor) POPDA dengan menyiagakan 38 atlet dan 17 pelatih. Sementara pada ajang PEPARPEDA, Kota Batu menerjunkan 10 atlet dan empat pelatih yang bertanding di dua cabor.
Dukungan teknis juga ditopang oleh 15 personel ofisial, sehingga total rombongan kontingen yang bertolak menuju gelanggang mencapai 84 orang. Lokasi pertandingan tersebar di enam daerah di Jawa Timur, meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Ngawi, Kabupaten dan Kota Madiun, Kediri, serta Kabupaten Magetan.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu.
“Membawa pulang medali tentu menjadi target penting. Namun, menjaga kehormatan dan martabat Kota Batu lewat perjuangan yang jujur dan ksatria adalah bentuk kemenangan yang sejati,” pukas Nurochman. (Ananto Wibowo)




