MALANG POST – Sebanyak 125 musisi dari lebih 20 komunitas menggelar pertunjukan kolosal Sinergi Musisi Kota Batu: Synergistic Fusion di Balai Kota Among Tani, Batu, Sabtu (24/10/2026) malam, memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Batu sekaligus menguatkan ekosistem industri kreatif daerah
Halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu, berubah menjadi panggung kolosal bagi para seniman musik lokal.
Sebanyak 125 musisi dari lebih 20 komunitas band berkolaborasi dalam gelaran Sinergi Musisi Kota Batu: Synergistic Fusion, Sabtu (24/10/2026) malam. Mereka tampil padu membawakan enam lagu anthem secara serentak di atas satu panggung utama.
Pertunjukan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu.
Mengusung tema “Kreatif SAE: Bangkit Bersama Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan”, perhelatan ini menjadi sarana apresiasi bagi musisi lokal untuk menunjukkan kapasitas karya sekaligus memperkokoh ekosistem musik daerah.

KREATIVITAS: Wali Kota Batu, Nurochman saat bernyanyi bersama dengan diiringi ratusan musisi Kota Batu, dalam event Sinergi Musis Kota Batu 2026. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Kolaborasi ini memadukan harmonisasi pelbagai instrumen, mulai dari gitar, bas, drum, vokal, kibor, perkusi, hingga alat musik tradisional.
Puluhan komunitas lintas genre dilebur dalam pertunjukan taktis yang dipadukan dengan tata pencahayaan megah (lighting show).
Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto, menyampaikan bahwa partisipasi 125 musisi menjadi magnet utama gelaran tersebut.
Para penampil datang dari variasi latar belakang genre, mulai dari pop, rok, etnik, hingga independen.
“Sebanyak 125 musisi yang terdiri atas gitaris, basis, drumer, vokalis, pemain kibor, hingga pemain perkusi dari 20 lebih komunitas band Kota Batu menyatukan energi membawakan enam lagu anthem secara bersamaan,” terang Onny, Sabtu (24/10/2026).
Sebelum puncak pertunjukan kolosal, serangkaian grup musik lintas genre telah menghentak panggung sejak Jumat (23/10/2026).
Deretan penampil yang turut memeriahkan antara lain Blue Navy, Soundgadenz, Texaz, Yogomu, Ishokuichi, Backustik, Inmusiku, Scooby, 90 Persen, Hero, Bartone, Pawang Hujan, BTS, Cowboy Ningrat, Megalith, dan Tahu Brontak.
Selain menyajikan kolaborasi musik, acara ini diperkaya dengan pasar kuliner ekonomi kreatif guna menggerakkan roda UMKM lokal sepanjang pelaksanaan kegiatan.

Panggung kebudayaan ini turut disemarakkan oleh penampilan kelompok seni teater Tan Going dari Jerman sebagai bagian dari pertukaran budaya internasional.
Onny menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan momentum ulang tahun kota, melainkan pilar penting dalam mendorong percepatan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Batu.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Heli Suyanto, jajaran Forkopimda, serta seluruh pegiat seni yang terlibat.
Sementara itu, Wali Kota Batu, Nurochman, mengapresiasi tinggi konsistensi para musisi lokal dalam mengiringi perjalanan seperempat abad Kota Batu.
Ia menegaskan bahwa panggung megah di Balai Kota Among Tani dipersembahkan khusus bagi para insan musik yang tiada henti berkarya.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk Sinergi Musisi Kota Batu. Di samping memperingati dan mensyukuri capaian 25 tahun Kota Batu, panggung ini kami persembahkan untuk para musisi yang kita cintai. Teruslah tumbuh, kreatif, dan berkarya untuk Kota Batu tercinta,” tutur Nurochman.
Melalui event skala besar ini, Pemkot Batu berkomitmen untuk terus memfasilitasi ruang berekspresi bagi seniman lokal, sekaligus mengukuhkan identitas Kota Batu sebagai kota kreatif berbasis seni dan budaya di usianya yang ke-25. (Ananto Wibowo)




