Ketua Panitia KBAM 2026 Zona Timur, Sidiq Prasetyo. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Pendaftaran Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2026 Zona Timur menembus angka 75 pasangan dari 70 media di Surabaya, Kamis (22/10/2026), seiring pengunduran jadwal pertandingan ke 27–28 Oktober di GOR Suryanaga guna mematangkan kesiapan peserta.
Penundaan jadwal pertandingan Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Timur membawa dampak positif. Jumlah pendaftar dilaporkan terus melonjak pada ajang bulu tangkis antarmedua tahunan yang disokong penuh oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut.
“Total sudah ada 75 pasangan dari tiga kategori umur yang resmi terdaftar. Angka ini diproyeksikan masih terus bertambah karena batas akhir pendaftaran (closing date) baru ditutup pada H-1 pertandingan, yakni 26 Oktober mendatang,” terang Ketua Panitia KBAM 2026 Zona Timur, Sidiq Prasetyo, Kamis (22/10/2026).
Hingga saat ini, partisipasi entitas media massa yang terverifikasi telah menembus lebih dari 70 perusahaan pers, meliputi media cetak, televisi, radio, hingga portal berita online.
“Ada sejumlah nama media baru yang meramaikan kompetisi tahun ini. Bahkan, beberapa wartawan debutan dipastikan bakal ikut berpartisipasi,” tutur Sidiq.
Penundaan jadwal ini, lanjut Sidiq, dimanfaatkan sejumlah jurnalis untuk berburu pasangan duet (partner) yang tepat demi membidik tiket hingga babak utama. “Ini membuktikan antusiasme para jurnalis untuk tampil kompetitif di KBAM 2026, meski muara utamanya tetaplah merawat tali silaturahmi antarinsan pers,” tambahnya.
Semula, KBAM 2026 Zona Timur dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Oktober di GOR Suryanaga, Kota Surabaya. Namun, guna mengakomodasi kesiapan teknis para peserta serta agenda sponsor pendukung, turnamen berhadiah total Rp45 juta tersebut digeser menjadi 27–28 Oktober 2026.
“Lokasi pertandingan tetap dipusatkan di GOR Suryanaga, Surabaya. Kami berharap pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan sukses,” ungkap Sidiq.
Pada perhelatan KBAM 2026, kelompok tanding dibagi ke dalam tiga kategori usia, yakni Usia 25–35 tahun, Usia 36–45 tahun, dan Usia 46 tahun ke atas. Para jawara di masing-masing kategori berhak mengantongi hadiah uang tunai Rp7,5 juta untuk juara I, Rp5 juta untuk runner-up, dan Rp2,5 juta untuk juara III bersama.
“Panitia juga menggelar laga play-off perebutan tempat ketiga bagi pasangan yang gugur di babak semifinal,” jelas Ketua KBAM Pusat, Daryadi.
Selain persaingan memperebutkan gelar, para peserta juga disuguhi pelayanan ekstra dari panitia penyelenggara berupa konsumsi gratis selama dua hari perhelatan turnamen berlangsung. (Ra Indrata)




