Suasana pelatihan pemanfaatan AI Generatif dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat FILKOM UB pada 10 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya menggelar pelatihan pemanfaatan Generative AI bagi 35 guru dari SDN Tlogomas 2 dan LPTD Al-Fajr di Gedung G FILKOM UB, Malang, Sabtu (10/10/2026), guna memacu pengembangan bahan ajar digital inovatif dan penguatan branding sekolah.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Pemanfaatan Generative AI bagi Guru Sekolah Dasar untuk Pengembangan Bahan Ajar Inovatif dan Penguatan Branding Sekolah di Era Digital”, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan edukatif ini dipusatkan di Ruang G1.3, Gedung G, FILKOM UB, Malang, mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WIB. Pelatihan ini diikuti secara antusias oleh 35 guru perwakilan dari SDN Tlogomas 2 dan LPTD Al-Fajr Malang.
Program ini dirancang khusus untuk mengakselerasi wawasan dan keterampilan teknis para pendidik tingkat sekolah dasar dalam mengoptimalkan teknologi kecerdasan buatan (Generative AI). Muaranya adalah terciptanya iklim pembelajaran yang kreatif, adaptif, serta penguatan promosi citra (branding) lembaga sekolah di media digital.
Kegiatan yang didanai melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat FILKOM UB ini diketuai oleh Ir. Indriati, S.T., M.Kom. Adapun jajaran dosen ahli yang terlibat meliputi Prof. Dr. Ir. Lailil Muflikhah, S.Kom., M.Sc., IPM., ASEAN Eng., dan Randy Cahya Wihandika, S.ST., M.Kom., Ph.D.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat FILKOM UB berfoto bersama para peserta pelatihan di laboratorium komputer pada 10 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)
Tim dosen juga dibantu oleh empat mahasiswa dari Departemen Teknik Informatika dan Sistem Informasi, yaitu Agung Aryansyah Paruhum Daulay, Grace Wahyuni, Muhammad Faris El Hakim, serta Ahmad Dzaki Hakiim Fadhlurrohman.
Ketua Pelaksana, Ir. Indriati, S.T., M.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata agar para guru tidak tertinggal dalam merespons arus transformasi teknologi pendidikan.
”Peserta dibimbing memanfaatkan Generative AI sebagai instrumen pembantu dalam menggali ide materi, menyusun media pembelajaran audiovisual, dan merancang konten digital yang komunikatif bagi murid. Namun, peran utama guru tetap tidak terantikan, terutama dalam memverifikasi akurasi informasi serta memitigasi konten sesuai perkembangan anak,” ujar Indriati, Sabtu (10/10/2026).
Pada sesi praktik, para guru dilatih membuat video pembelajaran menggunakan bantuan instrumen Google Flow. Peserta diajak mempraktikkan alur kerja pengembangan video berbantuan AI, mulai dari penyusunan perintah (prompting), perancangan alur cerita, hingga penerbitan media pembelajaran pendukung kelas.
Selain penyusunan bahan ajar, pelatihan berdurasi setara 32 Jam Pelajaran (JP) ini juga membekali guru dengan strategi branding sekolah. Konten digital yang informatif dan estetis diharapkan dapat dimanfaatkan sekolah untuk mengomunikasikan program unggulan, prestasi siswa, serta praktik baik (best practice) pembelajaran kepada masyarakat luas.
Melalui sinergi berkelanjutan dengan para tenaga pendidik, FILKOM UB berkomitmen mengawal pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan agar mampu meningkatkan mutu pendidikan dasar yang berdampak nyata bagi peserta didik. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




