MALANG POST – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sekaligus mantan Pj. Wali Kota Batu, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia dan kreativitas daerah pada momentum Hari Jadi ke-25 Kota Batu, Jumat (16/10/2026), demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Perjalanan sejarah seperempat abad Kota Batu menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi pembangunan daerah sekaligus menyiapkan modal kualitas generasi masa depan. Bagi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur sekaligus purna Penjabat (Pj.) Wali Kota Batu, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., kemajuan pesat kota berjuluk Kota Wisata tersebut bukan sekadar cermin kebanggaan publik, melainkan bagian tak terpisahkan dari jejak pengabdiannya.
Aries menyampaikan apresiasi tinggi atas dinamika perkembangan Kota Batu yang konsisten bertumpu pada pilar pariwisata, pertanian modern, ekonomi kreatif, dan sektor pendidikan. Ia memberikan penghormatan kepada Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto yang melanjutkan tongkat estafet pembangunan melalui visi mBatu SAE.
“Bagi saya, Kota Batu bukan sekadar wilayah yang pernah menjadi ruang pelaksanaan tugas pemerintahan. Kota Batu telah menjelma menjadi bagian perjalanan hidup dan pengabdian saya. Oleh karena itu, setiap lompatan kemajuan yang diraih Kota Batu selalu menghadirkan kebahagiaan tersendiri,” ungkap Aries, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya, memasuki usia ke-25 tahun, Kota Batu perlu memperkuat konsolidasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Keunggulan potensi geografi alam harus berjalan seimbang dengan peningkatan kreativitas warga, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta kelestarian ekosistem lingkungan.
Aries secara khusus memuji kepemimpinan Nurochman dan Heli Suyanto. Ia menilai bahwa kesinambungan program prioritas serta keberanian berinovasi menjadi kunci utama agar potensi lokal dapat dioptimalkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan warga.
Namun, bagi pria asal Sulawesi Selatan ini, indikator kemajuan daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik atau pertumbuhan angka ekonomi belaka. Kualitas mutu pendidikan dan Kesiapan daya saing pemuda menjadi penentu utama arah masa depan Kota Batu.

Purna Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Sebagai Kadisdik Jatim, ia mengharapkan Kota Batu tidak sebatas tenar sebagai destinasi wisata unggulan nasional, melainkan sanggup melahirkan generasi terpelajar yang cerdas, adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.
Aries mengapresiasi terobosan Pemkot Batu dalam memperluas aksesibilitas pendidikan melalui alokasi beasiswa, termasuk keberlanjutan Program Seribu Sarjana yang telah memfasilitasi beasiswa kuliah bagi 271 mahasiswa.
“Kota Batu dikaruniai modal alam yang sangat luar biasa. Tugas kita berikutnya adalah menggaransi Kota Batu juga memiliki modal manusia (human capital) yang unggul. Sebab, masa depan sebuah kota ditentukan oleh kualitas generasi yang kita persiapkan hari ini,” tegasnya.
Ia mendorong agar penguatan kompetensi anak muda diselaraskan dengan sektor unggulan daerah, meliputi agribisnis modern, teknologi digital, industri perhotelan (hospitality), seni kuliner, hingga kewirausahaan mandiri.
Dalam momentum HUT ke-25 Kota Batu, Aries menyambut positif pengusungan tema “Kreatif SAE: Bangkit Bersama Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan”. Ia juga menyokong penguatan sektor ekonomi kreatif dan gastronomi pegunungan dalam ikhtiar Kota Batu menembus jejaring kota kreatif dunia (UNESCO Creative Cities Network/UCCN).
Menutup pesannya, Aries menyampaikan salam hangat kepada seluruh jajaran ASN Pemkot Batu agar tetap memelihara integritas, konsistensi pelayanan publik, dan semangat gotong royong demi kemajuan Kota Batu. (Ananto Wibowo)




