PUKUL DRUMB: Museum Musik Dunia Jatim Park 3 menggelar Whitney Houston Drum Challenge untuk meriahkan Hari Museum Nasional. (Foto: JTP Group for Malang Post)
MALANG POST – Museum Musik Dunia Jawa Timur Park 3 menggelar tantangan interaktif Whitney Houston Drum Challenge di pintu masuk area museum di Kota Batu, 11–12 Oktober 2026, guna menyemarakkan Hari Museum Nasional sekaligus memberikan pengalaman rekreasi musik partisipatif bagi para pengunjung.
Menikmati harmoni musik kini tidak lagi sebatas mendengarkan alunan lagu secara pasif. Di Museum Musik Dunia Jawa Timur Park (JTP) 3 Kota Batu, para wisatawan diajak menguji ketepatan ritme dan kepekaan irama melalui ajang permainan interaktif Whitney Houston Drum Challenge. Tantangan seru ini dihadirkan khusus untuk memeriahkan Peringatan Hari Museum Nasional yang dirayakan setiap tanggal 12 Oktober.
Berlangsung di area pintu masuk (entrance) Museum Musik Dunia, permainan ini menantang para pengunjung untuk memukul instrumen floor drum tepat pada bagian ketukan puncak (drop) lagu ikonik “I Will Always Love You” yang dipopulerkan oleh penyanyi legendaris Whitney Houston. Uniknya, tiap peserta hanya diberikan satu kali kesempatan untuk menentukan momen ketukan lagu yang paling presisi.
Alokasi kesempatan yang sangat terbatas tersebut menuntut konsentrasi tinggi serta ketajaman rasa dari para peserta. Ketepatan dalam merespons tempo alunan musik menjadi kunci utama untuk memenangkan tantangan unik tersebut.
Bagi pengunjung yang berhasil menundukkan tantangan ini, panitia menyediakan beragam cenderamata (merchandise) eksklusif atau kupon (voucher) gratis untuk menikmati wahana pilihan di kawasan JTP 3. Beberapanya meliputi Funtech Plaza, Museum Musik Dunia, Magic Mirror, Infinite World, hingga aneka permainan di wahana Carnival.
Khusus untuk area Carnival, pengunjung berhak memilih wahana favorit seperti Carousel, Space Plane, atau Coaster. Kupon hadiah tersebut berlaku hingga satu minggu sejak tanggal diterbitkan.
Manajer Operasional Museum Musik Dunia JTP 3, Mulyadi, menjelaskan bahwa rekayasa aktivitas interaktif ini dirancang untuk menghadirkan atmosfer kunjungan museum yang lebih dinamis, hidup, dan partisipatif.
“Melalui momentum Peringatan Hari Museum Nasional, kami ingin membuktikan bahwa museum dapat bertransformasi menjadi ruang publik yang adaptif dan dinamis dalam mengapresiasi karya musik. Aktivitas interaktif seperti Whitney Houston Drum Challenge menjadi sarana efektif untuk mengajak pengunjung berinteraksi langsung dengan ritme lagu, sekaligus membangun impresi liburan yang menyenangkan di museum,” ujar Mulyadi, Senin (12/10/2026).
Ia berharap pendekatan interaktif yang menyenangkan ini sanggup memantik minat masyarakat luas, khususnya generasi muda, untuk mempelajari sejarah, koleksi, dan perjalanan musik dari pelbagai kebudayaan dunia secara lebih mendalam.
Tak hanya menyajikan tantangan bermain floor drum, Museum Musik Dunia JTP 3 juga mengurasi ribuan instrumen langka yang merekam perjalanan peradaban musik dari pelbagai era dan lintas benua.
Rangkaian koleksi museum mencakup 212 unit alat musik tradisional Indonesia, 643 instrumen musik tradisional mancanegara, 64 alat musik klasik, serta 625 koleksi piringan hitam (vinyl). Keberadaan artefak tersebut menjadi sarana edukasi bagi pengunjung untuk memahami evolusi instrumen, perkembangan teknologi rekaman audio, hingga musik sebagai media ekspresi budaya masyarakat dunia.
Melalui pergelaran Whitney Houston Drum Challenge, Museum Musik Dunia berupaya menyambungkan fungsi edukasi koleksi dengan pengalaman empiris pengunjung secara langsung. Apresiasi musik tidak hanya dikenalkan lewat objek pameran di dalam etalase, melainkan melalui aktivitas fisik yang mengajak pengunjung merespons irama secara intuitif.
Aktivitas menyemarakkan Hari Museum Nasional ini berlangsung sepanjang 11–12 Oktober 2026 di area pintu masuk Museum Musik Dunia, JTP 3, Kota Batu. (Ananto Wibowo)




