MALANG POST – Persatuan Wartawan Indonesia Pusat resmi meluncurkan situs web organisasi terpadu pwi.or.id di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (1/10/2026), untuk memperkuat sinergi jaringan komunikasi serta mengonsolidasikan portal berita PWI di 38 daerah seluruh Indonesia menuju tata kelola pers berbasis digital.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi meluncurkan situs web (website) organisasi terpadu di domain pwi.or.id sebagai bagian dari langkah strategis, memperkuat jaringan informasi dan komunikasi PWI hingga ke tingkat daerah.
Peresmian portal digital tersebut dilaksanakan di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Peluncuran portal digital, ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dengan didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto; Ketua Bidang Multimedia dan IT, Hilman Hidayat; serta puluhan pengurus PWI Daerah, selaku administrator portal daerah yang berpartisipasi secara daring melalui aplikasi Zoom.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan bahwa peluncuran portal ini merupakan ikhtiar nyata organisasi, untuk merespons arus digitalisasi media pers nasional.
“Hari ini agenda kita tunggal, yakni meresmikan situs web pwi.or.id sebagai rumah digital bagi seluruh wartawan PWI se-Indonesia,” tegas Akhmad Munir, Kamis (1/10/2026).
Menurut Munir, peresmian simbolis tersebut menjadi pijakan awal transformasi digital PWI, sekaligus wadah menyerap aspirasi daerah mengenai pengelolaan konten jurnalistik dan keorganisasian. Dalam kesempatan tersebut, ia menyapa langsung jajaran pengurus PWI dan pengelola situs web di tingkat provinsi.
Targetkan Portal Terkoneksi hingga Kabupaten/Kota
Sementara itu, Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Pusat, Hilman Hidayat, membeberkan perancangan situs web sejak awal, diproyeksikan untuk membangun infrastruktur informasi yang terintegrasi dari pusat hingga daerah.
“Semula target awal kami adalah menghubungkan pwi.or.id dengan portal PWI di lima provinsi utama. Namun, antusiasme teman-teman daerah sangat tinggi, sehingga saat ini sudah hampir 40 situs web PWI daerah di seluruh Indonesia terkoneksi secara langsung,” ujar Hilman.
Hilman menilai, integrasi antardaerah ini akan memperkaya khazanah informasi dan mempermudah diseminasi berita pers lokal ke tingkat nasional.
Selain penguatan situs web, PWI tengah menyiapkan aplikasi seluler (mobile app) yang ditargetkan meluncur di Google Play Store dan App Store pada tahun mendatang.
Pembaruan Basis Data Anggota Berbasis Digital
Lebih jauh, Hilman menjelaskan, pengembangan ekosistem digital PWI juga menyasar pada integrasi basis data keanggotaan.
Setelah seluruh jaringan provinsi terhubung, PWI menargetkan pembaruan (upgrade) sistem data keanggotaan nasional pada 2027.
“Sistem ini nantinya memuat basis data anggota PWI secara waktu nyata (real-time), termasuk fitur peringatan dini (early warning) apabila masa berlaku Kartu Tanda Anggota (KTA) akan habis,” terangnya.
PWI juga berencana memperluas jangkauan situs hingga tingkat kabupaten/kota. Jaringan digital yang solid diharapkan dapat mendukung independensi informasi sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi (monetization) organisasi.
Daerah Diimbau Aktif Pasok Konten Jurnalistik
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengimbau seluruh pengurus PWI Daerah, untuk aktif mengisi dan memperbarui konten portal.
Terdapat tiga pilar konten utama yang dapat diproduksi: informasi internal keorganisasian PWI, kegiatan pemangku kepentingan (stakeholders), serta dinamika kebebasan pers di daerah.
“Konsistensi produksi berita sangat penting, agar konten portal PWI mudah diindeks oleh mesin pencari (search engine) serta menjangkau publik secara luas melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan WhatsApp,” imbau Munir.
Munir berharap kolaborasi aktif antara pengurus pusat dan daerah dapat mengoptimalkan seluruh fitur digital yang ada, sehingga PWI tumbuh menjadi organisasi profesi yang modern, adaptif, dan berdaya saing. (Ra Indrata)




