LAGA KEDUA: Pemain Arema FC terus berlatih keras untuk persiapan menghadapi PSM Makassar di pekan kedua Super League, Minggu (13/9/2026) mendatang. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, meminta jajaran pemainnya untuk tetap membumi dan tidak terlena, usai membantai Isen Mulang Kalteng FC 4-0 hingga berhasil merebut puncak klasemen sementara Pekan 1 Super League 2026/2027, Rabu (9/9/2026).
Kemenangan besar di laga perdana, kerap menjadi candu yang meninabobokkan. Merayakan pesta empat gol tanpa balas tentu sah-sah saja, namun terlena oleh manisnya takhta sementara, bisa menjadi celah awal petaka di kompetisi maraton.
Peringatan tegas itulah yang dihembuskan oleh juru taktik Singo Edan, Marcos Vinicius dos Santos Goncalves.
Arema FC mengawali panggung Super League 2026/2027 dengan torehan sangat sempurna. Singo Edan melindas Isen Mulang Kalteng FC dengan skor mencolok 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (4/9/2026).
Johan Ahmat Farizi, Diego Landis, Marcos Vinicius, dan Mauro Zijlstra bergantian mengoyak jala lawan.
Hasil manis tersebut menempatkan Arema FC di puncak klasemen sementara dengan tiga poin dan keunggulan selisih gol plus empat (+4).
Tiga tim pesaing, yakni Dewa United Banten, Persija Jakarta, dan Madura United, sejatinya mengekor ketat dengan koleksi poin sama, namun kalah dalam produktivitas gol.
Meski begitu, Marcos Santos melarang keras skuadnya bersikap jemawa.
Juru taktik asal Brasil tersebut mengingatkan, peta persaingan pada putaran pertama kompetisi dipastikan berjalan sangat seimbang dan sengit.
“Kami tetap harus berpijak di tanah. Kami harus tenang. Putaran pertama kejuaraan ini sangat seimbang,” kata Marcos Santos, Rabu (9/9/2026).
Marcos menegaskan, kemenangan pekan pertama adalah fondasi moral yang penting, namun musim baru saja dimulai. Masih ada 33 laga sisa yang wajib diarungi dengan konsistensi tinggi.
Ujian terdekat sudah menanti di depan mata. Arema FC harus melakoni laga tandang menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026) mendatang.
“Ini merupakan kompetisi yang sangat sulit, tetapi sangat penting untuk memulikannya dengan kemenangan,” terang pelatih berusia 48 tahun tersebut.
Di sela-sela persiapan tim, Marcos Santos akhirnya membongkar target resminya bersama Arema FC untuk musim 2026/2027.
Memasuki tahun keduanya membesut Singo Edan, Marcos memilih bersikap realistis sejalan dengan garis arahan CEO Arema FC, Iwan Budianto. Ia enggan sesumbar mengobral janji manis gelar juara.
Fokus utamanya adalah membawa Arema FC melampaui pencapaian musim lalu.
Pada Super League 2025/2026 lalu, Marcos sukses membawa Singo Edan finis di peringkat kesembilan klasemen akhir.
“Kami harus memberikan lebih dari apa yang kami lakukan tahun lalu. Kami memiliki grup yang kompetitif, grup yang sudah terhubung sejak awal kompetisi,” tegas Marcos.
Marcos optimistis chemistry antarpemain yang sudah terbangun sejak pramusim bakal menjadi modal berharga menatap persaingan ketat papan atas.
“Kami yakin bahwa musim ini kami akan melakukan semuanya dengan lebih baik dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya. (Ra Indrata)




