KOLASE: Gustavo Henrique dan Alfreandra Dewangga, diprediksi bakal bisa pulih dalam waktu cepat. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Tim medis Arema FC, memberikan penanganan intensif serta menyampaikan pembaruan positif, terkait progres pemulihan cedera dua pemain pilar, Gustavo Henrique dan Alfeandra Dewangga, di sela persiapan tim menatap kelanjutan Super League 2026/2027, Rabu (9/9/2026).
Badai cedera yang menghantam pemain pilar, selalu menjadi ujian berat bagi ruang ganti tim sepak bola. Saat kompetisi Super League 2026/2027 mulai menggeliat, kepastian pulihnya amunisi utama menjadi berita yang paling ditunggu jajaran pelatih dan Aremania.
Harapan cerah itulah yang kini disampaikan oleh tim medis Singo Edan.
Tim medis Arema FC, terus memberikan perhatian intensif terhadap proses rehabilitasi dua penggawa utamanya, Gustavo Henrique dan Alfeandra Dewangga.
Penyerang jangkung asal Brasil, Gustavo Henrique, saat ini masih berada dalam fase pemulihan bertahap akibat cedera otot paha depan kiri (quadriceps).
Cedera paha tersebut didapatkannya saat membela Singo Edan, pada laga Piala Presiden melawan DPMM FC Brunei Darussalam pada akhir Juli 2026 lalu.
Insiden tak mengenakkan itu meletus di penghujung babak pertama. Moment tragis tersebut terjadi, tepat sesaat setelah sang bomber sukses melesakkan gol keduanya (brace) pada pertandingan tersebut.
Akibat rasa sakit menusuk pada paha kirinya, Gustavo langsung ditarik keluar oleh tim pelatih, demi mencegah kerusakan jaringan otot yang lebih parah.
Kondisi tersebut sempat menghembuskan rumor skeptis bahwa Gustavo bakal absen lama di awal musim. Namun, program penguatan fisik yang digembleng tim medis menunjukkan hasil menggembirakan.
“Perkembangan Gustavo Henrique semakin membaik. Minggu ini dia mulai menaikkan intensitas latihan dan mulai mencoba adaptasi lapangan, seperti latihan jogging,” ujar Fisioterapis Arema FC, Reta Arroyan, Rabu (9/9/2026).
Sebelumnya, sang striker sempat mengeluhkan rasa kaku dan tegang pada area otot kakinya, saat menjalani fase awal latihan pekan lalu.
Namun, kendala tersebut berhasil diurai. Kini Gustavo mulai melahap program penguatan fisik secara bertahap di bawah pengawasan ketat.
Sementara itu, cerita berbeda dialami Alfeandra Dewangga.
Pemain serba bisa ini mengalami cedera pada Jumat (4/9/2026), akibat benturan keras di area otot sekitar lutut, saat Arema FC melibas Isen Mulang Kalteng FC pada laga perdana Super League 2026/2027.
Insiden tersebut terjadi ketika Dewangga berjibaku merebut bola dan menghadang akselerasi pemain sayap lawan, Vinicius Baiano.
Lutut Dewangga berbenturan telak dengan kaki pemain lawan. Dewangga mengerang kesakitan hingga terpaksa ditarik keluar lapangan pada menit ke-64.
Meski sempat mengeluhkan rasa nyeri saat berjalan maupun jogging ringan, tim medis memastikan benturan tersebut tidak menimbulkan kerusakan struktur sendi yang fatal.
“Waktu pertandingan lawan, dia terbentur pada bagian area lututnya. Namun kondisinya sekarang sudah mulai membaik dan alhamdulillah tidak parah,” terang Reta Arroyan.
Tim medis mengestimasi masa pemulihan Dewangga dari sesi latihan reguler hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hari hingga satu minggu.
Tim medis terus memantau respons fisik sang pemain sebelum memberikan rekomendasi hijau kepada tim pelatih untuk menurunkannya kembali dalam skema taktik tim. (Ra Indrata)




