MALANG POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Malang Raya didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan di tengah puncak fenomena bediding dan status awas kekeringan meteorologis, Kamis (20/8/2026).
Udara dingin merasuk hingga ke dalam tulang saban dini hari. Suasana dingin menusuk itu menandakan puncak fenomena bediding sedang melintasi kawasan Malang Raya.
Musim kemarau bulan Agustus ini memang membawa karakter cuaca yang unik. Pagi terasa menggigil, siang menyengat, lalu malam kembali dingin membeku.
Kondisi cuaca hari ini bervariasi antara dataran tinggi dan dataran rendah. Rentang suhu udara bergerak cukup jauh. Suhu terendah berada di angka 15 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi menyentuh 30 derajat Celsius.
Untuk wilayah Kota Malang, cuaca secara umum diperkirakan cerah hingga cerah berawan.
Namun, warga di kawasan Kedungkandang dan Sukun perlu bersiap. Udara kabur atau berkabut tipis diprediksi menyelimuti dua kecamatan tersebut pada pagi hari.
Suhu udara pagi di Kota Malang berkisar antara 17 hingga 19 derajat Celsius. Memasuki siang hari, terik matahari akan mendongkrak suhu hingga menyentuh 29 sampai 30 derajat Celsius.
Kota Batu bakal menyajikan suhu udara yang jauh lebih dingin. Kota wisata ini diperkirakan mengalami suhu terendah di kisaran 14,8 hingga 15 derajat Celsius.
Kondisi udara kabur juga berpotensi muncul di wilayah Batu sejak pagi hari. Kabut tipis menyelimuti area perbukitan dan pemukiman warga.
Wilayah Kabupaten Malang juga menunjukkan pola serupa. Di kawasan Sekarpuro dan sekitarnya, langit diprediksi cerah berawan dengan suhu antara 17 hingga 29 derajat Celsius.
Peluang hujan di wilayah Malang selatan terbilang sangat tipis. Probabilitasnya hanya berada di angka 15 persen pada siang hari.
Kendati didominasi cuaca cerah, peluang hujan lokal tetap ada. Hujan rintik-rintik berdurasi singkat berpotensi mengguyur beberapa titik antara pukul 12.00 hingga 15.00 WIB.
Probabilitas hujan tipis tersebut berada di angka 25 hingga 35 persen.
Kelembapan udara di Malang Raya terpantau cukup tinggi pada pagi hari, mencapai 93 persen. Angka tersebut akan merosot drastis hingga 51 persen saat matahari berada tepat di atas kepala.
Bagi wisatawan yang berencana berlibur ke Gunung Bromo, persiapkan jaket tebal. Cuaca di area puncak cenderung sangat dingin dan ekstrem.
Suhu pagi hari di puncak Bromo berada di kisaran 14 derajat Celsius. Angka itu diprediksi bakal merosot hingga 10 derajat Celsius pada malam hari.
Potensi hujan rintik-rintik juga mengintai kawasan Bromo. Hujan tipis diprediksi turun pada pukul 13.00 WIB dan pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, wilayah pesisir Pantai Selatan menyajikan cuaca yang bersahabat. Pesisir diprediksi cerah berawan dengan embusan angin dari timur menuju tenggara berkecepatan 3 mil per jam.
Masyarakat Malang Raya diimbau untuk tetap waspada. Wilayah Malang Raya saat ini berada dalam status peringatan awas kekeringan meteorologis hingga 20 Agustus 2026.
Kemarau panjang membuat ketersediaan air tanah makin menyusut. Warga diharapkan bisa menghemat penggunaan air bersih untuk kebutuhan harian. (Ra Indrata)




