TETANGGA: Pelatih RANS Nusantara, Kas Hartadi, saat memimpin latihan. Sabtu (22/8) sore mendatang, RANS bakal berujicoba lawan Arema FC. (Foto: RANS Nusantara Official)
MALANG POST – RANS Nusantara FC, bakal menjajal kekuatan Arema FC, dalam laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (22/8/2026) sore pukul 15.00 WIB, yang difungsikan sebagai simulasi perdana kesiapan panitia pelaksana tuan rumah.
Sebuah laga pemanasan pramusim, kerap kali menyimpan makna tersembunyi. Bagi sebuah klub sepak bola, uji coba tak cuma soal menguji ketajaman lini depan atau solidnya pertahanan.
Ada urusan teknis di luar lapangan yang tidak kalah rumit. Urusan panitia pelaksana (panpel) salah satunya.
Agenda itulah yang kini diusung oleh RANS Nusantara FC. Klub berjuluk Magenta Force itu, akan menjajal kekuatan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Pertandingan digelar Sabtu (22/8/2026) akhir pekan ini. Peluit kick off ditiup pukul 15.00 WIB.
Bagi RANS Nusantara FC, laga uji coba ini mengandung arti ganda. Pertandingan tidak cuma menjadi bagian dari pematangan skuad menyongsong kompetisi Championship 2026/2027.
Laga ini juga menjadi momentum awal yang sangat krusial. RANS Nusantara FC ingin menguji kesiapan panpel mereka sebagai tuan rumah.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan kuat. RANS Nusantara FC telah memilih Stadion Kanjuruhan, sebagai homebase alias markas utama mereka sepanjang musim Championship 2026/2027.
Oleh sebab itu, laga meladeni Singo Edan menjadi ajang simulasi berharga. Seluruh unsur penyelenggaraan pertandingan akan diuji secara riil di dalam arena.
Match Organizing Chairman RANS Nusantara FC, Bram Hady Sulton, membeberkan pentingnya duel akhir pekan nanti. Bram menyebut ada dua aspek utama yang siap digembleng bersamaan.
Dua aspek itu adalah kesiapan fisik serta taktik skuad, diikuti kesiapan operasional penyelenggaraan pertandingan.
“Pertandingan tanggal 22 besok, merupakan laga uji coba antara RANS Nusantara FC melawan Arema FC. Selain sebagai persiapan kedua tim, pertandingan ini juga menjadi langkah awal simulasi Panpel RANS Nusantara FC sebagai tuan rumah,” terang Bram.
Dari sudut pandang teknis, pertandingan ini menjadi barometer kesiapan pemain. Tim pelatih butuh melihat kemajuan performa pemain sebelum kompetisi resmi digulirkan.
Sementara dari sudut pandang penyelenggaraan, panpel bakal bekerja keras. Mereka akan menguji berbagai aspek operasional di Kanjuruhan. Mulai dari alur penonton, koordinasi keamanan, hingga kesiapan tribune.
Pemilihan Arema FC sebagai lawan tanding juga dinilai sangat pas. Arema FC merupakan lawan yang punya kualitas kompetitif tinggi.
Di samping itu, Arema FC memiliki keterikatan batin yang sangat kuat dengan Stadion Kanjuruhan. Stadion tersebut selama ini menjadi rumah spiritual bagi tim Singo Edan dan Aremania.
Pertandingan Sabtu mendatang diharapkan tidak sekadar menjadi laga pemanasan hambar. RANS Nusantara FC ingin memastikan seluruh mesin organisasi klub benar-benar siap beroperasi.
Manajemen RANS Nusantara FC juga sudah merilis skema penjualan tiket pertandingan. Panitia menyediakan tiket kategori Tribun Ekonomi seharga Rp50 ribu. Sementara untuk kategori VIP dibanderol Rp100 ribu.
Seluruh proses pendaftaran dan pembelian tiket dilakukan secara daring (online). Penonton bisa mengakses langsung situs resmi ranskandia.com.
“Suporter diimbau membeli tiket melalui situs resmi ranskandia.com. Jangan lupa pantau media sosial resmi RANS Nusantara FC secara berkala agar tidak ketinggalan informasi,” tambah Bram.
Laga ini jelas menjadi ujian menarik. Publik ingin melihat sejauh mana kesiapan RANS Nusantara FC, baik sebagai tim pemburu poin maupun calon tuan rumah di Stadion Kanjuruhan. (Ra Indrata)




