DUET DUEL: Duo asal Brasil, Maia dan Careca, saat berlatih rutin. Minggu depan, Arema FC bakal berujicoba lawan RANS Nusantara di Kanjuruhan. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Arema FC merancang laga uji coba, mematangkan taktik melawan tim Liga 2 RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (21/8/2026) mendatang, guna memantapkan skuad menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Mesin pemanas Arema FC terus digenjot, pasca-merampungkan petualangan di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Setelah memberikan jatah libur singkat selama lima hari kepada Johan Ahmat Alfarizie dan kawan-kawan, jajaran pelatih kini bergerak cepat mematangkan performa tim, sebelum diterjunkan ke kerasnya persaingan kompetisi Super League 2026/2027.
Guna menguji kesiapan armada racikan pelatih kepala Marcos Santos, manajemen Singo Edan menjadwalkan perhelatan laga uji coba. Lawan yang dibidik bukan dari tempat jauh, melainkan sesama penghuni Stadion Kanjuruhan musim ini, yakni RANS Nusantara FC.
Jika sesuai rencana, duel persahabatan antara Arema FC melawan klub kontestan Championship (Liga 2) 2026/2027 itu, bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, pada Jumat (21/8/2026) mendatang.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengonfirmasi, komunikasi antara kedua manajemen klub, tengah berjalan intensif untuk merampungkan proses perizinan penggunaan stadion.
“Kalau tidak ada halangan, tanggal 21 Agustus 2026 nanti ada uji coba dengan tim Liga 2, rencananya dengan RANS FC. Tapi ini masih kita proses seperti apa,” ujar pria yang akrab disapa Inal tersebut.
Pilihan menjatuhkan sasaran kepada RANS FC, dinilai sangat realistis dari segi logistik. Pasalnya, kedua tim pada musim kompetisi mendatang sama-sama sepakat berbagi kandang (homebase) di Stadion Kanjuruhan.
“Kami ingin sekali beruji coba di Stadion Kanjuruhan. Apalagi kedua tim musim ini juga sama-sama harus berbagi kandang di kompetisi masing-masing. Harapannya awal pekan depan sudah ada kabar baik,” lanjut Inal.
Mengenai alasan teknis di balik penunjukan tim kasta kedua sebagai lawan tanding, Inal menyerahkan wewenang penilaian tersebut sepenuhnya kepada Marcos Santos, selaku komandan taktik di lapangan. Yang pasti, pelatih asal Brasil itu awalnya meminta dua kali panggung uji coba seusai Piala Presiden.
Sayangnya, satu calon lawan lain yang sempat diajak berkomunikasi pada jadwal 26 Agustus, mendadak batal karena memiliki agenda mendesak lain.
Laga pemanasan melawan RANS FC ini, sekaligus menutup lembaran rumor uji coba internasional. Sebelumnya, Singo Edan sempat merancang agenda home-away bergengsi, menjajal kekuatan klub-klub papan atas dari Malaysia, Singapura, hingga Brunei Darussalam.
Inal membeberkan, skenario melawat ke negeri jiran itu, sejatinya disusun saat Arema FC awal mulanya diproyeksikan tidak ikut serta dalam perhelatan Piala Presiden 2026.
“Oh enggak, karena awalnya sebelum ada Piala Presiden, kita memang mengira enggak ikut. Ketika akhirnya ikut, calon lawan dari luar negeri itu sudah mendapatkan tim uji coba lain, jadi batal,” terangnya blak-blakan.
Menariknya, pada laga uji coba kontra RANS FC mendatang, manajemen Arema FC membuka opsi untuk menghadirkan kembali gelombang dukungan Aremania secara langsung di tribun Kanjuruhan lewat skema penjualan tiket resmi.
“Bisa jadi, ini masih kita dalami nanti enaknya seperti apa,” pungkas Inal optimis. (Ra Indrata)




